WARTAEVENT.com – Probolinggo. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.
Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.
Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Probolinggo pada hari ini Senin (06/09/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Faizal Johan Atletiko, S.Kom., M.T, Luluk Khoiriyah., Soni “ammho” Mongan., Bagaskoro, S.Kom., MM., dan Farras Ardiana.
Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Tinggalkan Jejak Digital yang Baik Demi Masa Depan”. Dan diikuti oleh 937 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.
Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Luluk Khoiriyah adalah, pernah melihat sebuah konten TikTok yang berisi hanya sebuah hate speech terhadap seeseorang atau suatu berita.
Setelah saya cari tau untuk kevalidan berita tersebut saya belum menemukannya, tapi video tiktok tersebut sudah dibanjiri like dan komentar bahkan hate speech terhadap objek tersebut, dengan kejadian konten seperti ini seharus bagaimana kita atau saya sendiri menyikapinya?.
Dan pada saat itu Luluk Khoiriyah, langsung memberikan jawaban, sifat konten di dunia digital adalah bisa menyebar sangat cepat. Ketika ada 1 pihak yang melakukan hatespeech, kemungkinan besar ditiru oleh netizen (di kolom komentar).
Apalagi jika disampaikan oleh sosok memiliki power dan dianggap kredibel, seperti public figure. Sangat rentan saat mereka hate speech.
Ketika melihat postingan itu sudah dibajiri oleh like dan komen, langkah kita adalah stop commenting, dan start searching.
Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.
Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]