WARTAEVENT.com – Malang. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.
Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.
Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Malang pada hari ini Sabtu (10/09/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Muhammad Farros Imaroh, S.AB, Dr.Ir.Pawana Nur Indah.MSi, M.I.Kom, Khelmy K. Pribadi, M. Si., Bagaskoro, S.Kom., MM. dan Clarita Mawarni Salem.
Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “WFH dan SFH dengan Literasi Digital.” Dan diikuti oleh 1.859 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.
Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Khelmy K. Pribadi, M. Si. adalah, kebebasan berekspresi dan berpendapat merupakan bagian dari proses berdemokrasi di Indonesia.
Namun, masyarakat perlu memiliki sikap kritis dalam menerima dan menyampaikan sebuah informasi. Banyaknya berita hoax di dunia digital menjadi tantangan di masyarakat untuk mencari sumber yang faktual agar tidak mudah termakan oleh isu hoax dan ujaran kebencian yang beredar.
Bagaimana mengendalikan diri supaya tidak langsung menyebar berita yang belum terbukti kebenarannya? Bagaimana cara mengecek berita tersebut hoax atau fakta? Dan bagaimana bila saya ingin mengajak orang untuk ikut menyudahi hoaks?
Dan pada saat itu Khelmy K. Pribadi, M. Si. langsung memberikan jawaban, hoaks selalu ada pesan yang memaksa kita seperti ‘sebarkan’ ‘jangan berhenti di kamu’ kalau ada informasi masuk, harus dicek keabsahannya di portal web yang tertera.
Apakah website tersebut dapat dipercaya atau tidak. Sabar sebelum sebar ketika mendapatkan foto, bisa dicek di gambar google picture, bisa dicek konteks dan konten yang benar.
Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.
Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]