Site icon WARTAEVENT.COM

Kisah 17 Diplomat Berkiprah di Mancanegara

WARTAEVENT.com – Jakarta. Pengalaman dan pengetahuan diplomat selama melaksanakan tugasnya itu baik untuk diketahui publik, khusunya bagi masyarakat yang berminat terhadap diplomasi, hubungan internasional dan politik luar negeri.

Demikian sambutan tertulis Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri saat disampaikannya di acara peluncuran buku secara virtual dengan tajuk ”Debriefing dan Peluncuran Buku Diplomasi Indonesia” pada (10/03/2021) kemarin.

Baca Juga : Jaga Eksistensi Pariwisata di Mata Dunia, Indonesia Ikut Virtual Exhibition ITB Berlin 2021

Menlu perempuan pertama ini menjelaskan, jika dirinya menyambut baik diterbitkannya buku kumpulan tulisan alumni Sekdilu X. Ini merupakan bagian upaya berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada publik.

“Saya menghargai niat baik dan kerja keras para alumni Sekdilu X yang berbagi dan berusaha menjelaskan politik luar negeri dan pelaksanaan diplomasi dalam tataran praktis,” kata MenluRetno.

Sementara Siswo Pramono, Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kementerian Luar Negeri (BPPK Kemlu) yang menjadi pembicara kunci menerangkan, sumbangan tulisan dan pemikiran diplomat sangat diperlukan saat sekarang.

Baca Juga : Kemenparekraf dan Kapolri Pastikan Protokol CHSE Diterapkan pada Industri Event dan MICE

”Tidak saja sebagai bentuk pertanggung jawaban publik, tetapi juga pengenalan. Kita tahu bahwa kesadaran masyarakat tentang politik luar negeri semakin tinggi,” katanya.

Dapat Menjadi Food for Thought

”Diplomasi: Kiprah Diplomat Indonesia di Mancanegara” ini memuat pengalaman yang diperoleh dan digali saat mereka ditugaskan sebagai diplomat di berbagai negara.

Buku dengan judul, ”Diplomasi: Kiprah Diplomat Indonesia di Mancanegara” ini memuat pengalaman yang diperoleh dan digali saat mereka ditugaskan sebagai diplomat di berbagai negara. Mungkin pengalaman masa lalu belum tentu relevan dengan tuntutan jaman saat ini, namun hakikat tujuan diplomasi masih sama: memperjuangkan kepentingan nasional.

Baca Juga : Riung Priangan dan Disbudpar Bandung Telah Jalani Vaksinasi Covid-19 Semoga

Darmansjah Djumala, Dubes/Wakil Tetap RI di Wina dalam kesempatan tersebut menyampaikan, gagasan awal penerbitan buku tersebut dilandasi oleh keinginan para penulis untuk berbagi pengalaman dan memberi kontribusi  pemikiran bagi masa depan diplomasi Indonesia.

A Agus Sriyono, Dubes RI di Vatican (2016-2020) pun mengisahkan, bahwa buku ini membahas topik seperti isu kewilayahan: Asia, Pasifik, Timur Tengah, Amerika dan Kemudian Eropa. Tulisan yang bersifat cross-regional ditempatkan di akhir buku.

Kemudian 6 fungsi dari diplomasi termasuk yang menjadi bahasan buku. Setiap topik yang dibahas dipetik dan digali dari pengalaman paling berharga selama masa kerja para penulis di Kementerian Luar Negeri dalam kurun waktu tahun 1985 sampai sekarang.

Baca Juga : Event Indonesia Triathlon Series Dipastikan Tetap Berlangsung di Belitung

Bagas Hapsoro yang pernah menjadi Dubes di Swedia (2016-2020) berharap, bahwa buku ini bisa menjadi bahan penelitian, masukan atau feedback penting bagi civitas academica dan masyarakat umum. Buku ini dapat menjadi food for thought[*]

Exit mobile version