Selain Memet Chairul Slamet, sejumlah musisi jazz terkemuka juga turut meramaikan acara ini. Komunitas Jazz Indonesia, yang diwakili oleh Pilipe Solo Jazz Activity, membawakan lagu-lagu jazz standar seperti The Girl From Ipanema dan menjembatani hubungan antara musik etno jazz yang berkembang di wilayah rural dan urban.
Selanjutnya, Keroncong Jazz Lastarya dari Yogyakarta tampil dengan perpaduan indah antara musik keroncong dan jazz. Mereka membawakan karya-karya legendaris seperti Cheek to Cheek dan Caravan, serta menyuguhkan nuansa tradisional dengan lagu Keroncong Tanah Airku.
Baca Juga : Cully Jazz Festival Kembali Digelar, Black Lives feat. Raul Midón & Catherine Russel Masuk Line Up
Kelompok etno jazz Smara Tantra dari Solo juga turut ambil bagian, mengajak penonton berkeliling Nusantara dengan lagu-lagu seperti Ramayana, Sargede, dan Shara. Setiap penampilan menambah kaya suasana festival yang penuh dengan harmoni antara tradisi dan modernitas.
Puncak acara Klaten Etno Jazz Sawah 2024 adalah penampilan Trie Utami, penyanyi jazz legendaris yang telah berkarya hampir empat dekade. Trie, yang dikenal sebagai vokalis grup Krakatau, tampil bersama Vertigong, grup musik etno jazz dari Klaten, membawakan lagu hitnya Sekitar Kita sambil mengajak penonton untuk saling bertegur sapa dan merayakan kebersamaan.
Selain itu, dalam momen yang penuh makna ini, Trie Utami berkolaborasi dengan Purwanto (Vertigong) dalam komposisi instan yang diberi judul Rojolele Srinuk, yang mengangkat varian beras lokal yang dijadikan merchandise acara.
Beras Rojolele Srinuk, yang menjadi simbol dari ketahanan pangan, juga menjadi merchandise acara. Para musisi, termasuk Memet Chairul Slamet, Mukhlis Anton (Smara Tantra), dan Ucok Vippucang (Fjazz Surabaya), menerima beras tersebut sebagai tanda apresiasi. Penonton pun dapat membeli beras tersebut sebagai bagian dari kontribusi terhadap pelestarian pangan lokal.
Baca Juga : Ingin Mendalami Dunia Showbiz Jazz Dunia, Jangan Lewatkan Indonesia World/Jazz Meeting 2023
Klaten Etno Jazz Sawah 2024 tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik yang spektakuler, tetapi juga menyampaikan pesan penting tentang keberlanjutan lingkungan. Festival ini berhasil menunjukkan bagaimana musik dapat menjadi alat untuk mendekatkan masyarakat dengan alam dan mengingatkan kita akan pentingnya menjaga ketahanan pangan dan sumber daya alam untuk masa depan yang lebih baik.
Dengan konsep yang unik dan penuh makna, Klaten Etno Jazz Sawah 2024 berhasil menggabungkan estetika musik jazz dengan nilai-nilai tradisi dan keberlanjutan, menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi semua yang hadir. (*)
Page: 1 2
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Tren industri beauty dan lifestyle yang terus tumbuh dimanfaatkan G! Market 2026 dengan menghadirkan pameran berbasis pengalaman… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) membawa pendekatan lifestyle experience dalam perayaan “Grey Days 2026” melalui kehadiran… Read More
BALI, WARTAEVENT.com - Nuanu Creative City memperkenalkan Nuanu Park, taman publik seluas 1,6 hektare yang disiapkan sebagai pintu masuk utama… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com - Indonesia Business Event Mart resmi diperkenalkan sebagai ajang business events pertama di Indonesia yang difokuskan untuk memperkuat… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com - Hanwha Life Indonesia memperkuat transformasi digital industri asuransi dengan meluncurkan Artificial Intelligence Financial Advisor (AI FA), solusi… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman menginap bertema eksplorasi antariksa melalui program “A Starry Room In… Read More
Leave a Comment