wartaevent.com – Jakarta. Ada sesuatu yang istimewa dalam perhelatan Indonesia Fashion Week 2019 yang berlangsung di Jakarta Convention Center kali ini. Kain tenun yang selama ini sebagai produk khas daerah mencoba kembali diangkat untuk merajai fashion lokal. Sekaligus untuk melestarikan wastra nusantara.
Upaya ini diangkat kembali oleh Sofia Sari Dewi, dengan menghadirkan tenun Pa’Bunga Bunga Toraja yang nyaris punah dan hanya tinggal nama saja. Sofia, memiliki alasan sendiri mengapa mengangkat sarong (sarung) bertema ‘Urban Reborn’ dalam koleksinya. Sebab, sarung telah menjadi bagian gaya hidup masyarakat Indonesia sejak lama.
Baca Juga : a’Bunga Bunga ‘Urban Reborn’, Motif Tenun Toraja Tampil di Publik
Orang Indonesia terlihat anggun dan gagah saat mengenakan sarung. Dengan mengangkat sarung menjadi sesuatu yang kekinian di ajang IFW 2019. ”Saya berharap generasi muda mulai menerapkan #SarongIsOurLisestyle sebagai outfit-nya, serta bangga dengan jati dirinya” papar desainer kelahiran Yogyakarta, 2 November 1983.
Tahun ini, kata Sofia, berkolaborasi dengan TorajaMelo dan Toraja Utara. Ini adalah area IKKON (Inovatif dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara) 2017, yang kebetulan mentornya adalah Dinny dari social enterprise TorajaMelo.
Sofia, yang pernah terpilih untuk mengikuti program unggulan pemerintah Indonesia melalui BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif Indonesia), IKKON 2016 ini mengungkapkan, Di ajang IFW 2019, Sofia menggunakan sarung yang ‘disulap’ dalam outfit kekinian dalam 9 look, yaitu 5 untuk pria dan 4 untuk wanita. “Sarung bisa dimodifikasi tampil kekinian dan modis sehingga cocok dikenakan sebagai outfit harian,” imbuhnya.
Menurut Sofia, perhelatan akbar Indonesia Fashion Week merupakan momen yang tepat untuk lebih memasyarakatkan sarung. Dinny setuju dengan pendapat itu. Menurutnya, Indonesia Fashion Week 2019 akan menjadi ajang yang baik bagi generasi muda untuk bangga #SarongIsOurLifestyle, hashtag (tagar) yang diusung #TorajaMeloXSofiaSariDewi dalam kampanye digitalnya.
Baca Juga : Mendalami Fashion Ethnic Melalui Workshop Natural Dye & Patchwork
Dalam pergelaran ini, Sofia Sari Dewi X TorajaMelo X Toraja Utara didukung oleh JNE, yang mengusung jargon “Connecting Happiness” dan “Menginspirasi Negeri” yang selaras dengan tagline TorajaMelo, Weaving The Stories Of Indonesia.
Sebagai informasi, pada tahun 2018, Sofia juga memanaskan Indonesia Fashion Week berkolaborasi dengan komunitas Indigo Ikat Lango, Ngada dengan menghadirkan tenun dengan warna baru yang eksotik yaitu ‘Indigo Deep Blue Sea’. Karya itu terinspirasi dari kecintaannya terhadap kebudayaan di daerah Ngada, di propinsi Nusa Tenggara Timur dimana ia menyumbangkan waktu dan ide-idenya sebagai peserta IKKON 2016. [*]
MAKASSAR, WARTAEVENT.com — Extrajoss Ultimate kembali memperluas pendekatan lifestyle marketing dengan menghadirkan “Extrajoss Ultimate Takeover Makassar” di kawasan Jalan Jend.… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Tren personal color analysis semakin mendapat tempat di kalangan urban, terutama generasi muda yang menjadikan warna sebagai… Read More
SURABAYA, WARTAEVENT.com – Kota Surabaya kembali dipilih sebagai kota pembuka rangkaian roadshow nasional Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026. Pameran kopi… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Archipelago Hotels memperluas ekspansi bisnisnya di Sumatra dengan membuka fave+ hotel Lampung, pertengahan Mei 2026. Kehadiran hotel… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri automated retail di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan agresif seiring perubahan perilaku konsumen yang semakin mengutamakan kepraktisan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Tren makanan cepat saji dengan harga terjangkau semakin menjadi perhatian di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat urban.… Read More
Leave a Comment