Ekonomi

Konflik Timur Tengah Picu Ekonomi Indonesia KAUMY Tekankan Jalur Diplomasi

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Ketegangan konflik di Timur Tengah dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global dan berdampak pada Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Ketua Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Daerah Khusus Jakarta (KAUMY DK Jakarta) Wahyu Sandya Yudha Pangestu dalam acara iftar alumni di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Minggu (8/3/2026).

Baca Juga : Dampak Perang AS–Israel Melumpuhkan Pariwisata Global

Menurut Sandya, konflik yang melibatkan sejumlah negara di kawasan tersebut, termasuk ketegangan terkait Iran dan konflik berkepanjangan di Palestina, dapat memicu ketidakstabilan global. Situasi ini berpotensi memengaruhi perdagangan internasional serta harga energi dunia.

Ia menilai Indonesia sebagai bagian dari ekonomi global tentu tidak sepenuhnya terlepas dari dampak tersebut. Perubahan harga energi dan gangguan rantai pasok dapat berpengaruh terhadap perekonomian nasional.

Foto Ilustrasi/Photo.Istimewa

“Instabilitas kawasan bisa berdampak pada perdagangan dan energi. Karena itu, upaya perdamaian sangat penting untuk menjaga stabilitas global,” kata Sandya.

Menurutnya, komunitas internasional perlu mendorong penyelesaian konflik melalui jalur dialog. Pendekatan diplomasi dan kemanusiaan dinilai menjadi cara paling efektif untuk mencegah dampak yang lebih luas.

Baca Juga : ”Pasukan TNI yang Ke Gaza Harus Mengikuti Keteladanan Kontingen Garuda”

KAUMY DK Jakarta berharap kesadaran terhadap dampak konflik global dapat mendorong lebih banyak pihak untuk mendukung upaya perdamaian. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian  sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Fatkhurrohim

Leave a Comment

Recent Posts

Dubes Dino : Perubahan Iklim Harus Jadi Prioritas Utama Dunia

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dubes Dino Patti Djalal menegaskan perubahan iklim harus jadi prioritas… Read More

1 day ago

ARTOTEL Bekasi Hadirkan Pameran “Melahirkan Teman” Karya Aprilia El Shinta

BEKASI, WARTAEVENT.com – ARTOTEL Living World Grand Wisata Bekasi menghadirkan pameran tunggal bertajuk "Melahirkan Teman" karya seniman muda Aprilia El… Read More

2 days ago

Business Event Jadi Pilar Baru Pertumbuhan Pariwisata dan Ekonomi Indonesia

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri business event semakin diposisikan sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Indonesia. Pemerintah bersama pelaku… Read More

2 days ago

IBEM 2026 Bidik Indonesia Jadi Hub MICE Regional Lewat Hosted Buyers

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) Indonesia mulai mengubah strategi promosi pasar internasional melalui Indonesia Business… Read More

2 days ago

Pupuk Hayati Dinosaurus Tawarkan Solusi Degradasi Tanah di INAGRITECH 2026

JAKARTA, WARTAEVENT.com – PT Pramudita Darya Parma memperkenalkan Pupuk Hayati Dinosaurus sebagai solusi berbasis bioteknologi untuk mengatasi degradasi lahan pertanian… Read More

3 days ago

Pariwisata Topang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, MICE Jadi Strategi Devisa Nasional

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Sektor pariwisata menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global. Pemerintah menilai penguatan… Read More

3 days ago