WARTAEVENT.com – Depok. Sejak Maret 2020, Indonesia dilanda oleh pandemi Covid-19 sehingga memberikan dampak kepada seluruh aktivitas publik yang menimbulkan kerumunan massa, tidak terkecuali kegiatan Meeting Incentive Convention Exhibition (MICE).
Beberapa perusahaan pendukung kegiatan MICE, diantaranya perusahaan travel, akomodasi, dan venue mengalami kerugian yang besar akibat berkurangnya atau bahkan terhentinya kegiatan MICE.
Baca Juga : ASPERAPI Sebut 90 Persen Pameran Batal Digelar Karena Ketidakpastian Kebijakan Daerah
Dari data yang di himpun redaksi wartaevent.com yang diperoleh dari Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI) dampak ekonomi bagi industri pameran (Exhibition) sendiri jika dikalkulasi selama tahun 2020 akibat Covid-19 mencapai Rp44,3 triliun.
Guna menjawab permasalahan tersebut, mahasiswa semester 3 Program Studi D4 MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) Politeknik Negeri Jakarta berhasil menyelenggarakan event Kuliah Umum MICE 2021 pada hari Kamis (30/09/2021) kemarin yang diikuti lebih dari 300 peserta.
Kuliah Umum MICE tahun ini, mengangkat tema “How the MICE Industry Conquered the Pandemic” yang diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kuliah Umum MICE 2021, menjadi wadah bagi para peserta berdiskusi dengan para pembicara untuk menemukan solusi mengenai masa depan industri MICE.
Baca Juga : MICE Menjadi Sektor Utama Penopang Quality Tourism Pariwisata Indonesia
Gumilar Ekalaya, Plt Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta mengungkapkan, mengenai peluang industri MICE, DKI Jakarta melihat dari positivty rate penderita Covid-19 yang terus menurun dan beberapa destinasi wisata di Jakarta yang sudah dibuka.
Selain itu Dinas Pariwisata DKI Jakarta juga sedang merencanakan pembentukan lembaga MICE serupa dengan JCEB (Jakarta Convention & Exhibition Bureau).
Sementara itu, M. Firhan Abdul Salam, perwakilan dari Singapore Tourism Board memaparkan, bagaimana cara Singapore menghadapi pandemi Covid-19 agar industri pariwisata dan MICE bisa tetap bertahan, yaitu dengan cara menggencarkan program vaksinasi bagi masyarakatnya untuk meningkatkan herd immunity.
Baca Juga : 3 Setrategi MICE di Singapura Mulai Digerakan
Hosea Andreas Runkat, Ketua Umum Asperapi sebagai pemateri terakhir menyampaikan pendapatnya, bahwa optimisme ditengah masa pandemi ini sangat dibutuhkan. Hal ini terlihat dari rencana penyusunan Peraturan Gubernur DKI Jakarta yang mendukung kegiatan industri MICE.
“Dengan terselenggaranya Kuliah Umum MICE 2021 menjadi angin segar bagi para pelaku industri untuk memulihkan MICE di Indonesia,” pungkas Ketum Asperapi.
Baca Juga : Pemerintah dan Komunitas MICE Taipei Meyakinkan Aman untuk Penyelenggaraan MICE Internasional
Kuliah Umum MICE 2021 kali ini menghadirkan tiga pembicara yang mewakili masing-masing institusi mulai dari pemerintahan sampai dengan pelaku industri, yaitu Gumilar Ekalaya selaku Plt. Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta, M. Firhan Abdul Salam selaku perwakilan dari Singapore Tourism Board, dan Hosea Andreas Runkat selaku Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia.
Acara diawali dengan sambutan dari Project Officer Kuliah Umum MICE 2021, yang selanjutnya secara resmi dibuka oleh Ibu Nunung Martina, S.T., M.Si selaku Wakil Direktur I Bidang Akademik Politeknik Negeri Jakarta. [*]
- Penulis & Editor : Fatkhurrohim
- Photo-Photo : Kuliah Umum MICE 2021