Site icon WARTAEVENT.COM

Manfaatkan Aplikasi Percakapan untuk Membagikan Berita Positif

WARTAEVENT.com – Parigi. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada hari ini Selasa (24/08/2021) di Kabupaten Parigi, Sulawesi Tengah. 

Kolaborasi ketiga lembaga pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Jarimu Harimaumu”. Dan diikuti oleh 1.230 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

Ada 3 narasumber pada sesi sesi webinar siang ini, di antaranya Mafindo HOUR Profesional, Rovien Aryunia; pegiat literasi pendidikan, Masdinar; pegiat literasi teknologi, Musyafir; dan mahasiswi, Monica Jauwry. Selaku moderator adalah Ratih Aulia, Presenter TV.

Rovien Aryunia, sebagai pemateri awal memaparkan tema “Mengenal Aplikasi Percakapan, Perbedaan, dan Fitur-Fiturnya”. Menurut dia, beberapa aplikasi percakapan yang dapat digunakan, antara lain Zoom, Google Meet, Whatsapp, Signal, dan Telegram. Masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangan. 

Sebagai contoh, Whatsapp memiliki fitur status, sedangkan Telegram dilengkapi fitur hashtag sehingga pesan lebih struktur. “Manfaatkan aplikasi percakapan untuk memberikan berita-berita yang baik,” katanya. 

Selanjutnya pemateri kedua, Monica Jauwry menyampaikan bahasannya berjudul “Etika Berjejaring, Jarimu Harimaumu”. Ia mengatakan, sejatinya setiap orang berhak membagikan konten dan komentar. 

Tapi, ada prinsip yang mesti dijalankan agar tetap beretika di media sosial. Misalnya, memastikan kebenaran informasi, punya manfaat, legal dan tidak melanggar hak cipta, serta tidak menyinggung orang lain. 

Musyafir, pemateri ketiga dalam tema “Mengenal Lebih Jauh Cara Menyuarakan Pendapat di Dunia Digital” menjelaskan, kiat bijak bermedia sosial, antara lain hindari membagikan konten secara asal-asalan, tidak mendetailkan informasi, menjaga etika, selalu waspada dan jangan mudah percaya, serta menyaring akun-akun yang hendak diikuti. 

Sedangkan pematri penutup Adapun Masdinar, menyampaikan tema “Tips Menjaga Keamanan Digital bagi Anak-anak di Dunia Maya”. Ia mengatakan, orang tua punya peran strategis untuk terus mengawasi keamanan digital saat anak berselancar di internet. 

Buatlah kesepakatan orangtua dan anak dalam penggunaan gawai. “Jika Anda terlalu sibuk bekerja, ketahuilah anak Anda hanya memiliki masa kecil sekali seumur hidup,” ujarnya. 

Salah satunya, Yati Cahyati dari Parigi yang bertanya tentang upaya yang harus dilakukan jika aplikasi yang digunakan telah disadap. 

Menanggapi hal tersebut, Rovien Aryunia menyatakan, segera cari tahu langkah untuk segera ambil alih kembali akun di aplikasi tersebut. Ke depan, lakukan verifikasi dua arah agara aplikasi maupun untuk gawai. 

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi.[*]

Exit mobile version