Warta Event – Jakarta. Selain di puncak tebing perawan Kalimantan, Merah Putih juga dikibarkan oleh 8 anggota Mapala UI di Gua Hatusaka, yaitu gua terdalam di Indonesia yang terletak di Taman Nasional Manusela, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Seram, Maluku. Gua ini memiliki total kedalaman -388 meter dengan entrance pada ketinggian ± 900 mdpl.
Taman Nasional Manusela merupakan kawasan konservasi yang meliputi 75 persen Kabupaten Maluku Tengah. Kawasan yang kaya akan batu gamping ini memiliki potensi besar dalam kegiatan speleologi. Potensi tersebut salah satunya berupa banyaknya gua-gua yang belum pernah ditemukan dan dieksplor.
Dengan tujuan ingin menjadi tim Indonesia pertama yang berhasil mencapai titik terdalam gua tersebut, Tim Manusela Speleology Expedition telah berangkat ke Maluku Tengah, pada 5 Agustus 2017.
Dalam ekspedisi ini, Tim juga akan melakukan penelitian berupa pencarian, pemetaan dan eksplorasi gua-gua baru di kawasan Taman Nasional Manusela berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Penginderaan Jauh yang masih sangat jarang diterapkan oleh penelusur gua di Indonesia.
“Kedua ekspedisi ini diharapkan dapat membantu mengembangkan potensi wisata yang ada di masing-masing daerah tujuan. Tebing Puruk Sandukui di Kalimantan serta berbagai gua baru yang akan dipetakan oleh tim Manusela Speleology Expedition di Maluku ini, akan kami rekomendasikan untuk menjadi tempat wisata kegiatan alam bebas pada pemerintah setempat,” ujar Yohanes Poda Sintong (M-954-UI) selaku Ketua Mapala UI.
Selain bertujuan mendongkrak potensi wisata Kalimantan dan Maluku, kedua ekspedisi ini merupakan wujud kecintaan para anggota Mapala UI terhadap NKRI, seperti yang pernah dikatakan oleh Soe Hok Gie (M-007-UI), salah satu tokoh pendiri Mapala UI.
“patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal obyeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat.”
Mapala UI adalah organisasi mahasiswa taraf universitas. Sejak berdiri 52 tahun yang lalu, organisasi ini aktif dalam kegiatan alam bebas serta penelitian dan aktivitas yang bertema lingkungan.
Sebagai pelopor kegiatan pecinta alam di Indonesia, Mapala UI telah memiliki lebih dari 1000 anggota dan sering melakukan berbagai ekspedisi yang beragam. Salah satunya adalah ekspedisi panjat di Tebing Trikora, Pegunungan Papua Tengah pada 2013. Ekspedisi lainnya adalah Wonogiri Caving Expedition pada tahun 2016. [Ulung/Photo: Mapala UI]
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Industri estetika medis Indonesia kedatangan pemain baru. MyClinic, jaringan klinik estetika asal Malaysia, resmi memasuki pasar Indonesia… Read More
TANGERANG SELATAN, WARTAEVENT.com — Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) dan Sertifikasi Kompetensi Skema Fotografer Junior bagi… Read More
CIREBON, WARTAEVENT.com — Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Cirebon memperkuat… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kawasan Senen, Jakarta Pusat, memiliki sejarah panjang sebagai salah satu pusat aktivitas perdagangan dan bisnis ibu kota.… Read More
BANTUL, WARTAEVENT.com — Kuasa Hukum Penggugat, Arief Ariyanto, menyampaikan sikap resmi pihak penggugat terkait penundaan sidang putusan gugatan hasil Musyawarah… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — PT Sari Coffee Indonesia (SCI), pemegang lisensi dan operator Starbucks di Indonesia, menominasikan tiga organisasi lokal untuk… Read More
Leave a Comment