WARTAEVENT.com – Pasuruan. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.
Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.
Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Pasuruan pada hari ini Kamis (30/09/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Nisfu Asrul Sani, Restu Putri Friandini, M. Alvin Nur Choironi, Yusuf Satria dan Nuril Baskan.
Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Era Teknologi Bebas Namun Tanggung Jawab.” Dan diikuti oleh 173 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.
Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Nuril Baskan adalah, dengan banyaknya media sosial yang berkembang, setiap media sosial berlomba-lomba untuk terus mengembangkan media sosial sehingga sekarang banyak media sosial yang menambahkan fitur market place agar pengguna media sosial dapat melakukan kegiatan berbisnis secara online melalui media tersebut.
Apakah dengan kita menggunakan berbagai platform market place yang ada sekarang untuk memasarkan produk atau jasa yang kita jual menjadi sangat efektif dalam strategi berbisnis secara online?
Bagaimana sekiranya yang harus kita lakukan dan kita siapkan untuk menentukan strategi berbisnis online secara efektif dengan kondisi banyaknya platform market place yang ada.?
Dan pada saat itu Nuril Baskan langsung memberikan jawaban, saya melihat banyak brand di sosmed yang bekerja seperti ‘hantu’ yang posting 2 bulan sekali. Bukan banyaknya platform yang digunakan.
Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.
Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]