Site icon WARTAEVENT.COM

Media Menebar Hoax, Jangan Mudah Reaktif dan Tersulut Provokatif

WARTAEVENT.com – Kediri. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.

Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Kediri pada hari Sabtu (10/07/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Nur Aini Rakhmawati, PhD.,  Chusnur Ismiati, S.H, M.M, M. Alvin Nur Choironi, Pradipta Nugrahanto dan A. Ridha Ardhillah, SH. (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “No Candu, Candu Gadget Club”. Dan diikuti oleh 681 peserta.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber M. Alvin Nur Choironi adalah, di situasi sekrang banyak beredar berita hoax dan medi yang menggembosi berita-berita tersebut yang mana tujuan nya ialah untuk menciptakan polemik atau kisruh di masyarakat.

Bagaimana cara untuk bisa membedakan dan memberikan efek jera kepada para media yang menggembosi berita tersebut untuk kapok dan tidak memuat berita hoax lgi. 

Dan pada saat itu M. Alvin Nur Choironi langsung memberikan jawaban, harus memahami kapasitas masing-masing, tidak mungkin membuat jera semua media yang menyebarkan hoax. Apabila tidak teliti bisa menyebarkan hoax. 

Contoh pemukulan Ratna Sarumpaet, itu adalah hoax yang diciptakan oleh orang itu sendiri, jangan gampang reaktif dari informasi yang kita terima. Ada beberapa media yang mendukung pejabat politik, bagaimana mnegenalinya? 

Lihat susunan redaksinya, cek legalitasnya, seluruh isi konten cenderung kemana. Karena tidak ada batasan untuk membuat web. Perlu sadar agar tidak menjadi bagian candu-candu gadget club, perlu menahan diri, jangan mudah reaktif dan terprovokasi.

Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.

Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]

Exit mobile version