Categories: News

Melindungi Diri dari Bahaya Pornografi Digital

WARTAEVENT.COM, Kab. Tuban – Di era digital, penggunaan internet termasuk ke dalam kebutuhan primer. Ini karena aktivitas manusia di dunia digital dan kebutuhan informasi yang cukup tinggi.

Namun, internet tidak semata-mata memberikan dampak positif, kalau tidak hati-hati kita bisa terpapar dampak negatifnya. Hal ini harus kita antisipasi supaya tidak berpengaruh pada generasi muda, khususnya hal negatif berkaitan dengan pornografi.

Eni Mahzumah, Guru SMKN 1 Tambakboyo menjelaskan pornografi ialah segala sesuatu dalam bentuk gambar, tulisan, kata-kata, gerak tubuh yang mengarah pada kecabulan yang dibuat untuk merangsang seksualitas.

“Faktor yang menjadi penyebab bagi remaja untuk menonton video porno itu bermacam-macam. Didasari faktor-faktor tertentu,” ujar Eni dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat (19/11/2021).

Faktor tersebut diantaranya, kurangnya perhatian dan pendidikan agama oleh keluarga, pengaruh lingkungan sekitar kurang baik, tekanan psikologis yang dialami remaja, serta peranan media massa atau teknologi modern. Sementara itu, ciri remaja terpapar pornografi yaitu senang menyendiri, sulit bersosialisasi, sering gugup saat berkomunikasi, mudah marah, pikiran kacau karena selalu tertarik mencari video porno, hingga sulit berkonsentrasi.

“Ketika seseorang sudah pernah mengakses pornografi dan mengalami kecanduan, hal ini akan berdampak pada otak. Di usia remaja, semuanya sedang bertumbuh dan berkembang sangat cepat. Kita harus mengisinya dengan hal positif,” ungkapnya.

Dalam pornografi ini berpotensi mendorong remaja untuk meniru melakukan tindakan seksual, membentuk sikap, nilai, dan perilaku negatif. Kemudian, anak jadi tertutup dan minder, serta terjadi perilaku seksual yang menyimpang pada orang lain.

Sebagai individu, ketika kita ingin melindungi diri dari pornografi dapat dilakukan dengan menyibukkan diri untuk mempelajari hal positif, seperti agama, berolahraga, dan mencegah media yang memuat konten negatif pornografi. Di samping itu, keluarga juga berperan dalam pendidikan remaja. Keluarga harus bisa mengontrol dan mendampingi remaja saat mengakses internet, serta mengedukasi anak terkait dampak negatif dari pornografi itu sendiri.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat (19/11/2021) juga menghadirkan pembicara, Warahatsangka (Marketing & Sales Manager at PT Air Raya Indonesia), Firza Hariyanti (Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan ITSNU Pasuruan), Felly Murwito (Jurnalis, Founder ICETy.org), dan Muhammad Kholil Subarkah sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

redaksi

Leave a Comment

Recent Posts

Dosen MICE PNJ Perkuat Pembelajaran Event Guru SMK

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Kebutuhan industri event terhadap sumber daya manusia yang memiliki keterampilan praktis mendorong Program Studi Sarjana Terapan (D4)… Read More

18 hours ago

AI Dorong Perubahan Skill dan Profesi Industri MICE

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) mulai mengubah cara industri Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) bekerja. Perubahan tersebut… Read More

18 hours ago

AI Dorong Perubahan Profesi dan Keterampilan Industri MICE

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Perkembangan artificial intelligence (AI) mulai menjadi perhatian industri Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE). Teknologi ini dinilai… Read More

2 days ago

Park 5 Simatupang Hadirkan Mont Blanc Series Dua Varian

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Park 5 Simatupang memperkenalkan Mont Blanc Series, sajian minuman baru yang menawarkan perpaduan tekstur creamy dengan karakter… Read More

2 days ago

Legenda Komedi Srimulat Hadir di Wahana Mega Sience Center dan Budaya

BATU, WARTAEVENT.com – Tiga legenda Srimulat, Nunung, Kadir, dan Kirun, hadir dalam trial opening Mega Science Center dan Budaya di… Read More

3 days ago

Jatim Park Group Bagikan 3.200 Tiket Wisata Edukasi Mega Science Center dan Budaya ke Pelajar

BATU, WARTAEVENT.com – Jawa Timur Park Group memberikan 3.200 tiket kunjungan Mega Science Center dan Budaya kepada pelajar Jawa Timur,… Read More

3 days ago