Site icon WARTAEVENT.COM

Mendapat Pelecehan Seksual dari Onum Anonim, Ini Cara Mengatasinya

WARTAEVENT.com – Jombang. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.

Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Jombang pada hari ini Jum’at (17/09/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Retno Aulia Vinarti, Nurkamalia, SKM, M.Si, Dr. (c) Havid Han, M.M., Elly Nurul dan Jeanny Julia.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Pengembangan Kualitas Hidup Melalui Program Literasi Digital.” Dan diikuti oleh  1.926 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Elly Nurul adalah, sesuai dengan kemajuan di ruang digital saat ini, masyarakat bisa secara bebas menulis dan membuat akun di media sosial. Tidak sedikit pula yang menggunakan anonim.

Sehingga pengguna merasa bebas melakukan pelecehan seksual. Bagaimana cara agar korban pelecehan seksual secara online yang tidak diketahui identitasnya atau anonim.?

Dan pada saat itu Elly Nurul langsung memberikan jawaban, ketika menggunakan medsos harus sesuai aslinya, biasanya akun pribadi anonim ini ada karena tidak pede atau ada maksud lain, mungkin buat stalking.

Saat ada anonim yang melakukan pelecehan seksual, korban harus speak up agar orang lain tahu, kalau sudah mengancam secara mental kan tidak baik. Banyak tempat lapor, siapkan buktinya, tapi kalau anonim gimana?

Lapor ke platformnya dulu, fitur report, emailnya bisa ditelusuri. Dari situ laporkan ke instansi terkait, kpai, kepolisian, dan lainnya.

KTP dengan selfie saat verifikasi, bisa watermark. Kalau bocor kita tau siapa yang bocorin. Yang dulu gimana? Ada kemungkinan bocor, karena sekarang kita udah tau cara mengamankannya, ayo mulai amankan.

Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.

Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]

Exit mobile version