Kepala Dusun Pereng kembali menjelaskan bahwa penemuan bebatuan ini telah dilaporkan ke perangkat desa dan pihak terkait hingga ke tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Yogyakarta.
Baca Juga : Ini Pentingnya Ombilin Sawahlunto Diakui Unesco
“Saat ini kami menyebut temuan ini sebagai Situs Langgen 121. Untuk selanjutnya kami menunggu kajian dari BPCB, apakah benar batu tersebut bersejarah atau bukan. Kebeneran tim BPCB telah melihat secara langsung di lokasi temuan,” jelas Agus.
Jika temuan bebatuan ini terbukti sebagai benda bernilai sejarah, artinya ini akan menjadi temuan besar bagi dusun Pereng dan dapat digunakan sebagai story telling desa tersebut sebagai daya tarik wisata agar wisatawab berkunjung ke kawasan tersebut. [*]
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Memperingati Breast Cancer Awareness Month atau Bulan Kesadaran Kanker Payudara pada Oktober, PAUL Indonesia kembali menjalankan program… Read More
YOGYAKARTA, WARTAEVENT.com — Pernikahan dengan konsep intimate semakin memberi ruang bagi pasangan untuk merayakan hari bahagia bersama keluarga dan orang-orang… Read More
BANDUNG, WARTAEVENT.com — Pengalaman menginap di hotel tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk berbagi kebaikan.… Read More
BANDUNG, WARTAEVENT.com — Industri perhotelan tidak hanya dituntut menghadirkan kenyamanan bagi tamu, tetapi juga semakin dituntut memperhatikan dampak aktivitas operasional… Read More
BINTAN, WARTAEVENT.com – Indofood Bintan Triathlon 2026 kembali akan digelar pada 2-4 Oktober 2026 mendatang di Lagoi Bay, kawasan Bintan… Read More
YOGYAKARTA, WARTAEVENT.com — PESTA BONEKA #10 kembali membawa pertemuan seni boneka internasional ke Yogyakarta. Mengusung tema “Holding Hands Moment”, festival… Read More
Leave a Comment