Kepala Dusun Pereng kembali menjelaskan bahwa penemuan bebatuan ini telah dilaporkan ke perangkat desa dan pihak terkait hingga ke tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Yogyakarta.
Baca Juga : Ini Pentingnya Ombilin Sawahlunto Diakui Unesco
“Saat ini kami menyebut temuan ini sebagai Situs Langgen 121. Untuk selanjutnya kami menunggu kajian dari BPCB, apakah benar batu tersebut bersejarah atau bukan. Kebeneran tim BPCB telah melihat secara langsung di lokasi temuan,” jelas Agus.
Jika temuan bebatuan ini terbukti sebagai benda bernilai sejarah, artinya ini akan menjadi temuan besar bagi dusun Pereng dan dapat digunakan sebagai story telling desa tersebut sebagai daya tarik wisata agar wisatawab berkunjung ke kawasan tersebut. [*]
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Lebih dari 500 mahasiswa Semester enam Fakultas Komunikasi LSPR Institute of Communication and Business memamerkan berbagai proyek… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Transformasi digital di Indonesia memasuki fase baru. Tantangan perusahaan kini bukan lagi sekadar mengadopsi kecerdasan buatan (AI),… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak dan Gas Bumi, Umum dan Aneka Industri (FSP KEP KSPI)… Read More
BEKASI, WARTAEVENT.com – Mahasiswa London School of Public Relations (LSPR) Institute of Communication and Business menggelar puncak program SAPA Lansia… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Tren kuliner Jepang yang terus berkembang di Indonesia mendorong industri perhotelan menghadirkan pengalaman bersantap bertema Negeri Sakura.… Read More
KARANGANYAR, WARTAEVENNT.com – Kabupaten Karanganyar memiliki hampir semua modal untuk menjadi destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah. Dari kawasan lereng… Read More
Leave a Comment