Categories: News

Menjembatani Peran Orang Tua dengan Anak di Era Digital

WARTAEVENT.COM, Kab. Tulungagung – Istilah digital native dan digital immigrant mulai dikenal sejak 2001. Dua istilah tersebut berlaku bagi masyarakat pengguna digital. Digital native merujuk pada generasi yang sejak lahir sudah melek teknologi informasi. Mereka tak perlu panduan lagi untuk mengoperasikan perangkat digital.

Sedangkan digital immigrant adalah generasi yang tumbuh dewasa tanpa benar-benar menggeluti perangkat canggih yang terus berkembang dewasa ini. Generasi digital immigrant sangat memerlukan panduan dan belajar mengenai tata cara mengoperasikan perlengkapan digital.

Dr. H. Sukarji, Ketua STAI Diponegoro mengatakan orang tua yang masuk dalam digital immigrant sedang menerima tantangan besar menghadapi generasi digital native. Ada kesenjangan yang melingkupi hubungan antara anak dan orang tua jika masing-masing tidak bisa menyadari dan mengikuti perkembangan zaman.

“Orangtua punya peranan yang sangat dominan untuk memastikan keamanan anak dalam aktivitas mereka di ruang digital,” ungkap Sukarji, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (19/10/2021).

Menurutnya, peran orang tua terhadap keamanan beraktivitas dalam dunia digital anak bisa dilakukan degan berbagai cara. Misalnya dengan cara berkomunikasi aktif dengan anak tentang bahaya cyberbullying, persekusi online, hoaks, ujaran kebencian, konten radikal, pornografi, kekerasan daring, penipuan daring, pencurian data, serangan siber.

“Pastikan anak-anak tidak menyebarkan informasi pribadi dan rahasia secara bebas ke publik,” tandasnya.

Tips yang lain untuk mengurangi resiko anak terpapar radiasi akibat terlalu lama berada dalam ruang digital juga disampaikan olehnya. Misalnya dengan mengajak anak-anak beraktivitas dalam zona bebas gadget serta membuat kesepakatan bersama anak terkait aktivitas digital.

Selanjutnya yang tak kalah penting untuk memastikan anak beraktivitas secara aman di dunia digital adalah dengan cara orang tua ikut masuk ke dunia online anak. Orang tua bisa berteman di media sosial sehingga tahu konten apa saja yang diunggah anaknya sehingga jika ada posting-an yang tidak layak atau berpotensi menyebarkan hoaks orangtua bisa mengontrol secara langsung.

Ia mengatakan, orangtua agar menjadi teladan bagi anak. Karena bagaimanapun juga orang tua merupakan role model bagi anak-anaknya.

“Orang tua melarang anak main ponsel terus, sementara mereka sendiri ke mana-mana tak bisa lepas dari gadget. Bahkan tak jarang ke kamar mandi atau toilet juga membawa ponsel,” ujarnya.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (19/10/2021) juga menghadirkan pembicara, Billy Kwanada (Wakil Ketua Bidang Pengembangan Bisnis GEKRAFS Jawa Timur), Arya Shani Pradhana (CEO & Founder Tejape Workspace), Herman Pasha (Senior Training Consultant), dan Clarissa Darwin sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. BerlAndaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

redaksi wartaevent

Leave a Comment

Recent Posts

Onitsuka Tiger Buka Kembali Toko Terbesar Jakarta di Plaza

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Merek fashion asal Jepang, Onitsuka Tiger, memperkuat kehadirannya di pasar Indonesia melalui pembukaan kembali toko terbarunya di… Read More

16 hours ago

Kemenpar Manfaatkan AI Hadapi Perubahan Perilaku Wisatawan Digital

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Saat wisatawan mencari destinasi di internet, pilihan yang muncul di layar mereka kini semakin dipengaruhi oleh algoritma.… Read More

16 hours ago

TT TasiFest, Upaya Timor-Leste Promosikan Pariwisata di Pasar ASEAN

DILI, WARTAEVENT.com — Musisi Indonesia Iwan Fals menjadi penampil utama TT TasiFest 2026 yang berlangsung pada 29–30 Mei di Tasitolu,… Read More

2 days ago

INDOFEST 2026 Tandai Satu Dekade Pertumbuhan Industri Outdoor

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Aktivitas luar ruang semakin menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban, khususnya generasi muda. Tren tersebut tercermin… Read More

3 days ago

Shastra All Day Dining Hadirkan Sajian Betawi “The Flavor Archive of Jakarta”

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Perayaan ulang tahun ke-499 Kota Jakarta menjadi momentum bagi berbagai pelaku industri kreatif untuk mengangkat kembali warisan… Read More

3 days ago

Songgoriti Ridge Run Perkuat Posisi Batu Sebagai Destinasi Sport Tourism

BATU, WARTAEVENT.com – Tren wisata olahraga atau sport tourism terus berkembang di Indonesia. Salah satu buktinya penyelenggaraan Songgoriti Ridge Run… Read More

3 days ago