wartaevent.com – Bandung. Generasi 4.0 terus menjadi bidikan Menteri Pariwisata untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Tak terkecuali destinasi wisata kuliner tanah air. Melalui ptogram Tourism Corner, kali ini Menpar Arief Yahya, mengajak anak muda millennials untuk mempromosikan kuliner.
Dalam bincang ringan nan kasual, di Upnormal Coffee Roster Cihampelas 96, Bandung, pada hari ini Kamis (23/5/2019), Menpar, mengatakan bahwa pihaknya memiliki berbagai strategi untuk memajukan wisata kuliner Indonesia di antaranya dengan menetapkan destinasi wisata kuliner unggulan di Indonesia antara lain Bali dan Bandung.
Baca Juga : Menpar Arief Yahya: “Wisatawan Milenial Memiliki Power Karena Mereka Besar dan Berisik”
“Portofolio bisnis pariwisata kita, 60 persen orang datang karena faktor budaya. Dari 60 persen itu, 45 persen uangnya digunakan untuk kuliner dan belanja. Karena itu, mencicipi masakan Indonesia itu bisa menjadi teaser atau promosi pembuka sebelum mereka terbang ke Indonesia. Dan para milenial harus mempromosikannnya,” Kata Menpar Arief.
Lebih lanjut kata Menpar Arief Yahya, rata-rata pengeluaran wisman untuk keperluan makan dan minum sebesar 400 dolar AS atau mencapai 30 persen dari total pengeluarannya sebesar 1.200 dolar AS perwisman dalam satu kali kunjungan. Terlebih dampak wisata kuliner terhadap perekonomian (PDB) nasional, pada 2016 sudah mencapai Rp150 triliun.
“Tren preferensi kuliner lokal ini juga tercermin pada data terbaru yang dikeluarkan oleh BPS dan Bekraf yang menunjukkan PDB ekonomi kreatif Indonesia pada 2016 adalah sebesar Rp923 triliun atau 7,4 persen dari total PDB negara,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Percepatan Pengembangan Millennial Tourism Kemenpar Gabriella Patricia Mandolang mengatakan, Millennial Tourism Corner adalah sebuah program unggulan yang digagas oleh timnya. Ini sebagai sarana pendorong minat generasi milenial untuk terlibat dalam industri pariwisata.
Baca Juga : Kalian Millennial, Ikuti Lomba Foto Berikut Ini
“Saya berharap kita tidak hanya menjadi penikmat pariwisata Indonesia. Tetapi juga memanfaatkan semua peluang yang ada dalam ekosistem pariwisata dan menjadi bagian di dalamnya,” katanya.
Gabriella juga menjelaskan, kegiatan Millenial Tourism Corner diselenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia, dengan konsep Road and Talkshow. Nantinya konsep akan mengangkat tema berbeda di setiap kota, berdasarkan potensi sektor pariwisata di daerah tersebut.
“Untuk di Bandung kami mengangkat tema, ‘Jalan Makan Jalan’. Karena Bandung memiliki potensi kuliner yang besar dan banyak yang menyebut bahwa Bandung merupakan surga kuliner. Mau makan apa saja ada di Bandung,” katanya. [*]
TANGERANG, WARTAEVENT.com — Perayaan ulang tahun perusahaan tidak selalu berhenti pada seremoni. Bagi PT IAS Support Indonesia atau IAS Support,… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan akan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pimpinan Pusat Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta… Read More
BANDUNG, WARTAEVENT.com — Pengalaman menginap di hotel tidak selalu harus mengikuti ritme perjalanan yang serba cepat. Janévalla Bandung menawarkan pendekatan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Merayakan batik tidak selalu harus melalui busana. Di Novotel Jakarta Cikini, peringatan Hari Batik Nasional tahun ini… Read More
CIBUBUR, WARTAEVENT.com — Seni kontemporer kembali hadir di ruang publik Cibubur melalui Immanence, pameran tunggal seniman Yahya Rifandaru di ARTOTEL… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Bursa pariwisata internasional TTC Travel Mart yang diselenggarakan oleh TTC Indonesia tahun ini kembali diselenggarakan. Kota Jakarta,… Read More
Leave a Comment