Sektor pariwisata Indonesia juga berhasil meraih sejumlah pencapaian besar. Pada triwulan ketiga 2024, devisa yang dihasilkan oleh sektor pariwisata telah mencapai 12,63 miliar dolar AS. Selain itu, sektor ini juga menyerap tenaga kerja yang cukup besar, dengan jumlah tenaga kerja pariwisata tercatat mencapai 24,5 juta orang pada semester pertama 2024.
Di tingkat internasional, pariwisata Indonesia meraih 67 penghargaan dari 32 organisasi pariwisata dunia, menandakan pengakuan global atas kualitas sektor pariwisata Indonesia. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sendiri mendapatkan 7 penghargaan dari berbagai kementerian dan lembaga terkait.
Baca Juga : Malam ADWI 2024: Menpar Widiyanti Sebut Desa Wisata Ujung Tombak Pariwisata Indonesia
Menpar Widiyanti juga mengungkapkan pencapaian sektor investasi pariwisata sepanjang tahun 2024. Dari periode Januari hingga September, sektor pariwisata berhasil menarik investasi sebesar 2,4 miliar dolar AS (setara dengan Rp35,43 triliun). Investasi ini terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
Negara-negara yang mendominasi PMA di sektor pariwisata Indonesia adalah Singapura, diikuti oleh Australia, India, Jepang, dan Prancis. Sektor usaha yang paling diminati oleh investor mencakup hotel bintang, restoran, apartemen hotel, bar, dan area permainan.
Melihat pencapaian positif tahun 2024, Kementerian Pariwisata menargetkan sektor pariwisata untuk terus berkembang pada tahun 2025. Di antaranya adalah target kunjungan wisatawan mancanegara yang diproyeksikan mencapai 14,6 juta hingga 16 juta kunjungan, serta wisatawan nusantara yang ditargetkan mencapai 1,08 miliar perjalanan.
Selain itu, kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB diharapkan dapat meningkat menjadi 4,6%, dengan devisa yang diperkirakan mencapai 19 hingga 22,1 miliar dolar AS. Menpar Widiyanti juga menyebutkan bahwa sektor pariwisata akan terus menyerap lebih banyak tenaga kerja, dengan proyeksi mencapai 25,8 juta orang pada 2025.
Baca Juga : ADWI 2024: Pameran Kreativitas Desa Wisata Digelar di Kawasan Car Free Day
“Tahun 2025 akan menjadi momentum penting dalam pembangunan sektor pariwisata yang berkelanjutan. Kami akan fokus pada konsep quality tourism, yang mengedepankan keberlanjutan serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan ekonomi Indonesia,” ujar Menpar Widiyanti. (*)
Page: 1 2
SENTUL, WARTAEVENT.com — Batik tidak lagi terbatas pada busana formal. Di Sentul City, warisan budaya Indonesia tersebut hadir dalam aktivitas… Read More
SENTUL, WARTAEVENT.com — Pengenalan batik kepada generasi muda tidak selalu harus berlangsung dalam ruang belajar formal. The Alana Hotel Sentul… Read More
BANDUNG, WARTAEVENT.com — Memasuki penyelenggaraan ke-11, The Papandayan Jazz Fest (TPJF) 2026 yang mengangkat tema “Sound to the Soul” mempertemukan… Read More
BALI, WARTAEVENT.com — Perkembangan kedokteran regeneratif dan estetika medis akan menjadi perhatian dalam Meet the Masters in Bali 2026 yang… Read More
SINGAPURA, WARTAEVENT.com – Musim balap di Singapura tahun ini tidak hanya berlangsung di lintasan. Marina Bay Sands memperluas pengalaman Formula… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kementerian Pariwisata memperkuat pemasaran pariwisata berbasis pengalaman untuk meningkatkan kualitas perjalanan wisatawan sekaligus memperluas manfaat pariwisata bagi… Read More
Leave a Comment