M I C E

Menparekraf Ajak Diaspora Promosikan Produk Kuliner Indonesia di Laos, Ini Kendalanya

“Jadi makanan Indonesia dan makanan lokal di Laos ini memiliki rasa yang hampir sama, dan akan digemari oleh banyak orang. Jadi ini adalah bagian daripada kita mendorong program Indonesia Spice of the World sehingga bisa kita gunakan untuk promosi pariwisata kita,” terangnya.

Indonesia Spice Up the World adalah program unggulan Kemenparekraf yang diluncurkan Presiden pada 2022 di Dubai dan bertujuan untuk mempromosikan kuliner Indonesia.

Baca Juga : Rendang dan Bebek Panggang Menjadi Jamuan Makan Siang Delegasi ATF Tahun Ini

Selain juga untuk meningkatkan jumlah ekspor rempah asal Indonesia ke seluruh dunia dengan target nilai ekspor sebesar 2 miliar dolar AS dan 4.000 restoran Indonesia di mancanegara pada 2024.

Di kesempatan yang sama Grata Endah Werdaningtyas, Duta Besar RI untuk Laos menjabarkan, fakta lain bahwa permintaan produk konsumsi dari Indonesia sehari-hari di Laos lebih besar daripada produksinya. Sementara ada kendala untuk membawa produk-produk Indonesia ke Laos.

Ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk memperkenalkan produknya. “Tantangannya sekarang adalah bagaimana membuka jalur untuk supply demand ini. Ini perlu kolaborasi dan koordinasi yang lebih optimal lagi dengan kementerian atau lembaga lainnya,”pungkas Grata. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *