Merawat Pengalaman Pelanggan, Singapore Airlines Menjahit Masa Depan AI
SINGAPURA, WARTAEVENT.com – Di dalam kabin pesawat Singapore Airlines (SIA), pengalaman pelanggan selama ini dikenal lahir dari perhatian terhadap detail—sapaan personal awak kabin, layanan yang presisi, dan konsistensi yang terasa manusiawi.
Namun, di balik kehangatan itu, sebuah transformasi senyap tengah berlangsung. Bukan untuk menggantikan sentuhan manusia, melainkan untuk menjaganya tetap relevan di tengah dunia yang semakin digital.
Baca Juga : Rayakan 60 Tahun Kemerdekaan Singapura, Singapore Airlines Kampanyekan SG60
Bagi Singapore Airlines, teknologi bukan tujuan akhir, melainkan sarana. Itulah yang mendasari upaya berkelanjutan maskapai ini dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) guna meningkatkan pengalaman pelanggan, dari sebelum keberangkatan hingga setelah pesawat mendarat.
Perjalanan itu kini memasuki babak penting melalui kolaborasi dengan OpenAI, yang menandai kemitraan pertama OpenAI dengan maskapai penerbangan global.
Baca Juga : Pelanggan Singapore Airlines Kini Makin Nyaman dengan SilverKris dan KrisFlyer Gold yang Baru
Melalui teknologi Generative AI multimodal, SIA memperkuat asisten virtual di situs resminya agar mampu memahami dan menafsirkan teks, suara, hingga visual.

Hasilnya bukan sekadar chatbot yang menjawab pertanyaan, melainkan pendamping digital yang membantu pelanggan merencanakan perjalanan secara lebih intuitif.
Bagi seorang penumpang yang tengah merancang liburan keluarga atau perjalanan bisnis singkat, asisten virtual ini dapat merekomendasikan penerbangan, destinasi, hingga pengaturan perjalanan berdasarkan kebutuhan yang terus berkembang.
Baca Juga : Formula 1 Gunakan Energi Terbarukan, Singapore Airlines Perpanjang Kontrak Sponsor 3 Tahun
Proses yang sebelumnya memerlukan banyak langkah kini terasa lebih ringkas dan personal. AI bekerja di latar belakang, menyederhanakan kompleksitas tanpa menghilangkan rasa kendali di tangan pelanggan.
Namun, pengalaman pelanggan tidak berhenti di layar. Di balik operasional harian yang kompleks, SIA juga memanfaatkan AI untuk mendukung karyawan—mereka yang berada di garis depan layanan.
Baca Juga : Di Tahun 2050 Singapore Airlines Grup Nol Emisi Karbon, Ini Caranya
Asisten berbasis AI membantu mengotomatisasi proses rutin, menyajikan panduan dari kasus-kasus yang telah berhasil diselesaikan, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat.
