WARTAEVENT.COM, Kab. Bogor – Pandemi Covid-19 membuat transformasi digital mengalami percepatan akselerasi dan merevolusi cara masyarakat dalm berinteraksi sosial. Kini terjadi perubahan besar yang semakin matang di abad ke-21 yaitu industry 4.0 menuju 5.0 yang mana masyarakat memanfaatkan teknologi yang lebih pintar dengan loT, cloud techology, big data, dan virtual assistant 24 jam.
Dee Rahma seorang Digital Marketing Strategis mengatakan fenomena revolusi masif menyebabkan perubahan interaksi sosial tersebut juga terjadi pada dunia pendidikan di mana internet juga digunakan untuk segala aspek bidang. Begitu juga untuk bekerja saat ini dilakukan secara remote dan tidak wajib setiap hari untuk ke kantor. Dengan begitu wifi pun sudah menjadi kebutuhan pokok, sebab masyarakat ketika di rumah sudah belanja melalui cara online, memakai e-banking, e-money, juga interaksi sosial secara virtual dan telemedicine.
“Berbagai peluang baru bermunculan dengan adanya internet dan penggunaan teknologi untuk mendukung kehidupan,” katanya saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, pada Jum’at (29/10/2021).
Setiap orang akhirnya bisa makin produktif dan kreatif di ruang digital dengan melakukan digital branding sebagai enterpreneur hingga membangun brand semakin besar dan semua ini ikut memunculkan kreator ekonomi baru.
Generasi baru pengguna platform digital, umumnya dengan media sosial yang memaksimalkannya untuk membangun komunitas digital bisa menciptakan pengaruh terhadap banyak orang melalui konten digital yang dibagikan.
Seperti yang sekarang dikenal beberapa profesi baru yaitu Content Creator maupun Influencer, menciptakan kolaborasi positif di dunia digital dengan konten-konten positif. Namun tentunya semua perubahan yang terjadi ini perlu diimbangi adanya perubahan pola pikir untuk menyambut sekaligus adaptif terhadap budaya digital.
Webinar Literasi Digital di Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hadir pula nara sumber seperti Andry Hamida, Head of Creative Visual Brand Hello Monday Morning, Nikita Dompas, seorang Producer & Music Director, Mona Ratuliu, Founder Parenthink, dan Joana Lee, Fitness & Beauty Enthusiast.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kawasan Senen, Jakarta Pusat, memiliki sejarah panjang sebagai salah satu pusat aktivitas perdagangan dan bisnis ibu kota.… Read More
BANTUL, WARTAEVENT.com — Kuasa Hukum Penggugat, Arief Ariyanto, menyampaikan sikap resmi pihak penggugat terkait penundaan sidang putusan gugatan hasil Musyawarah… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — PT Sari Coffee Indonesia (SCI), pemegang lisensi dan operator Starbucks di Indonesia, menominasikan tiga organisasi lokal untuk… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kekayaan rempah dan cita rasa kuliner Indonesia berpadu dengan teknik gastronomi Prancis melalui Nusantara A La Francaise:… Read More
TANGERANG, WARTAEVENT.com — Perayaan ulang tahun perusahaan tidak selalu berhenti pada seremoni. Bagi PT IAS Support Indonesia atau IAS Support,… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan akan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pimpinan Pusat Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta… Read More
Leave a Comment