WARTAMUSIK.com – China. “Music China”, pameran peralatan music yang diadakan oleh CMIA, Shanghai INTEX, dan Messe Frankfurt, kembali akan digelar pada tanggal 28-31 Oktober 2020 mendatang di Shanghai New International Expo Centre.
Sebagai salah satu pameran instrumen musik yang terbesar di dunia, “Music China” telah berperan penting dalam industri musik global. Tahun lalu, “Music China” mendatangkan lebih dari 2.400 peserta pameran dari 34 lebih negara dan wilayah, serta menarik 122.519 pengunjung dari 78 negara dan wilayah.
Baca Juga : QAD Tomorrow, Event Virtual Perusahaan Manufaktur yang Adaptif
“Music China 2020” akan memanfaatkan keahliannya untuk mempersembahkan ajang pameran yang lebih luas, lengkap dengan berbagai peluang bisnis yang menggerakkan industri, serta menghadirkan pengalaman luar biasa bagi seluruh pencinta musik.
Berkat perkembangan yang baik selama 19 tahun, “Music China” telah menjadi akses terbaik untuk memperoleh informasi pasar secara langsung dan seluruh jenis instrumen yang dibuat berbagai merek yang paling ternama di dunia.
Merek-mereka yang akan berpameran di “Music China 2020” termasuk AKG, Aria, AXL, Bechstein, Buffet, Casio, Conn-Selmer, Dunhuang, Fengling, Hsinghai, JBL, Jinyin, JOYO, Kawai, Levy’s, NUX, Parsons, Pearl River, PianoDisc, Pioneer DJ, Saga, Samick, Schimmel, Seiler, Steinway, Taylor, Yamaha, danYanagisawa.
Merek-merek ini akan memperlihatkan produk-produk unggulannya, dari instrumen musik, produk audio dan pengeras suara, hingga perangkat lunak untuk produksi musik dan aplikasi daring untuk edukasi musik.
Baca Juga : Adira Virtual Expo, Pameran Perdana Berkonsep Virtual 3D untuk Multiproduk
Tak hanya berfungsi sebagai platform perdagangan bagi industri, “Music China” juga menjadi karnaval musik bagi seluruh penggemar musik. Ajang ini mempersiapkan beraneka ragam kegiatan, mulai dari edukasi musik, kuliah dari selebritas, pertunjukan musik, serta kegiatan seni dan budaya lainnya.
Bagi audiens luar negeri yang tidak dapat berkunjung ke lokasi akibat pandemi, “Music China” membuat platform pameran lewat internet—”cloud expo” yang dapat “dikunjungi” dan menjadi sarana untuk mencari kerja sama bisnis dari rumah.
Lewat format virtual, audiens bisa memperoleh fasilitas yang serupa dengan ajang pameran di lokasi. Mereka juga dapat melihat pameran produk, berinteraksi dengan peserta pameran, atau melakukan pembelian produk.
Baca Juga : Industri Pameran Lesu, Dyandra Fokus di Bisnis Tourism Leisure
Meski pandemi terus menghambat perkembangan dunia, “Music China”, sebagai bagian dari industri, ingin berkontribusi dalam pemulihan industri. China Music optimis bahwa musik dapat mempersatukan berbagai orang, dan membangkitkan kembali antusiasme mereka lewat musik. [*]
MILAN, WARTAEVENT.com — Industri alas kaki global kembali menjadikan MICAM Milano sebagai salah satu ruang penting untuk membaca arah mode… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Di tengah perkembangan hotel-hotel perkotaan yang menawarkan pengalaman serupa, House of Tugu Old Town Jakarta memilih jalan… Read More
YOGYAKARTA, WARTAEVENT.coom — Wisatawan yang mencari akomodasi dengan suasana tenang di tengah kota kini memiliki pilihan baru melalui The Prajan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Karakter dan cerita lokal Indonesia mendapat ruang baru untuk lebih dekat dengan masyarakat melalui hIPlay Playground, yang… Read More
SIDOARJO, WARTAEVENT.com — Setelah mendapat sambutan di Bandung, Archipelago Hotels kembali membawa pengalaman kuliner dan budaya pop Jepang ke Jawa… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Industri kopi Indonesia kembali mendapat ruang temu melalui Indonesia Coffee Expo (ICX) Jakarta 2026 yang digelar PT… Read More
Leave a Comment