Wartaevent.com, Jakarta- Penyebaran berita bohong, fitnah atau biasa disebut hoaks di tahun politik seperti saat ini, semakin menunjukkan pengaruh dan efek negatif bagi keutuhan bangsa. Terlebih setelah dimanfaatkan untuk kepentingan politik maupun ekonomi. Misalnya, kepentingan pihak yang menghendaki kerusakan dalam tatanan kehidupan berbangsa.
Inilah yang menjadi keresahan vokalis band Montecristo, Eric Martoyo melihat fenomena dunai online saat ini. Beredarnya kabar hoaks kini menjadi konsumsi sehari-hari. Bahkan telah dianggap sebagai informasi yang benar, akibat masifnya berita hoaks tersebut. “Masyarakat juga tidak memiliki pengetahuan dan sumber yang cukup, untuk membedakan informasi atau berita yang diperolehnya benar atau hoaks,” ujar Eric Martoyo, usai di temui di Cafe Ocha & Bella, bilangan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat.
Kepedulian Eric ini diwujudkan dalam bentuk dukungan moril dan materiil kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI Jaya) untuk menggelar kegiatan Workshop Jurnalistik bertemakan “Bijak Berinternet, Cerdas Bermedia Sosial” dengan sub tema ” Cegah Hoax Dengan Konten Positif”.
Ketua Sie Film, Musik & Lifestyle PWI Jaya, Irish Riswoyo menyambut baik kepedulian musisi Eric Martoyo. Sebagai jurnalis, kegelisahan Eric dalam melihat perkembangan internet sekarang ini menjadi tanggung jawab bersama. Kita harus bergandeng tangan memerangi konten hoaks secara masif.
“Cara kami memerangi berita hoaks dengan menggelar workshop Jurnalistik di kalangan pelajar. Misi kami, dengan ilmu jurnalistik, nantinya para pelajar akan memahami konten berita yang beredar itu benar atau hoaks. Setelah itu mereka akan membuat konten kreatif dan positif ” Ujar Irish.
Workshop Jurnalistik “Bijak Berinternet, Cerdas Bermedia Sosial” dengan sub tema Cegah Hoax Dengan Konten Positif” menjadi momentum PWI Jaya untuk bersama sama memerangi Hoaks. PWI Jaya pun bekerjasama dengan SMAN 4 Tangsel dan Polres Tangerang Selatan.
Lanjut Irish, PWI Jaya juga menghadirkan narasumber yang sangat kredibel di kegiatan ini. Seperti Iqbal Irsyad (PWI) yang paham tentang UU ITE, Kesit B. Handoyo (PWI) akan mengajak pelajar bagaimana membuat konten kreatif. Gitaris John Paul Ivan selaku korban berita Hoax. Perwakilan Polres Tangerang Selatan Kompol Arman S.I.K dan Finalis Putri Indonesia, Diah Ayu Lestari.
” Mereka kami hadirkan untuk memberi pengetahuan kepada pelajar tentang jurnalistik dan aspek hukum bagi penyebar berita Hoaks. Outputnya para pelajar justru intens membuat konten positif dari pada menyebar luaskan berita Hoaks, ” ujar Irish.
LABUAN BAJO, WARTAEVENT.com — Meruorah Komodo Labuan Bajo meraih penghargaan “Trip.Best Premium Hotel 2026” dari Trip.com. Pengakuan ini menempatkan hotel… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Jakarta tidak selalu hadir lewat seremoni. THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa… Read More
BANDUNG, WARTAEVENT.com — Perayaan ulang tahun ke-8 de Braga by ARTOTEL tidak hanya berlangsung melalui seremoni. Hotel tersebut memilih menandai… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Balon raksasa bertuliskan “INTENS” mulai mencuri perhatian masyarakat di sejumlah kota di Indonesia. Instalasi berukuran raksasa tersebut… Read More
MILAN, WARTAEVENT.com — Industri alas kaki global kembali menjadikan MICAM Milano sebagai salah satu ruang penting untuk membaca arah mode… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Di tengah perkembangan hotel-hotel perkotaan yang menawarkan pengalaman serupa, House of Tugu Old Town Jakarta memilih jalan… Read More
Leave a Comment