WARTAEVENT.com – Banyuwangi. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.
Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.
Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Banyuwangi pada hari ini Sabtu (14/08/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Eko Heri Susanto., Muhammad Bisri Ihwan., Ulil Albab., Asep Kambali, S.Pd., M.I.K., dan Anindito Wisnu Sampurno.
Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Strategi Menangkal Hoax”. Dan diikuti oleh 596 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.
Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Muhammad Bisri Ihwan, Indonesia merupakan negara dengan tingkat heterogen paling tinggi. Dengan heterogen tersebut tentunya peluang intoleran dan sparatisme akan tinggi juga.
Bagaimana cara membangun penguatan keberagaman terhadap Generasi Z dan Milenial? Agar sikap intoleran, sparatisme tidak menjangkit kepada mereka.
Dan pada saat itu Muhammad Bisri Ihwan, langsung memberikan jawaban, terjadinya gerakan intoleran dan sparatisme dikarenakan para pelaku belum mengenal Indonesia dengan baik, sehingga mereka hanya berfokus untuk menghancurkan.
Cara terbaik untuk meminimalisir hal ini adalah dengan menyeimbangkan keadaaan, kebencian yang muncul harus kita seimbangkan dengan perdamaian. Perdamaian dapat kita ciptakan dengan meningkatkan kualitas pendidikan.
Dengan demikian akan semakin banyak generasi muda yang terdidik dan memahami makna dari perdamaian. Selanjutnya generasi muda itulah yang akan menyebarkan semangat dan ilmu terkait dengan perdamaian dunia pada lingkungan sekitar.
Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.
Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]