WARTAEVENT.com – Probolinggo. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.
Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.
Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Probolinggo pada hari ini Kamis (05/08/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Kristalenta, Vivid Sambas ST, MMT, Kyagus Badius Sani, Oktora Irahadi dan Apriliani Dwi Lestari (KOL).
Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Bebas Berekpresi di Dunia Digital”. Dan diikuti oleh 903 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.
Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Kristalenta adalah, pada era digital ini, memang memudahkan bagi penjual dan konsumen. Tetapi apakah ada perlindungan yang di berikan untuk konsumen apabila penjual mengirimkan barang yang tidak sesuai, tetapi penjual tidak dapat dihubungi atau tidak responsif?
Dan pada saat itu Kristalenta langsung memberikan jawaban, ketika kita membeli produk harus pastian dengan siapa yang kita hubungi. Ketika kita mengalami menerima barang yang tidak sesuai, tentu harus kita pahami SKB.
Salah kirim bisa kita tanggapi dengan menyanggah. Gunakan layanan pengaduan perlindungan konsumen terhadap perlakuan seller. Pemerintah sudah memberikan batasan yang jelas.
Kita harus jeli memilih dan memilah seller yang bisa dipertanggungjawabkan Kita harus memiliki cara berpikir yang kritis dan skill komunikasi yang baik. Berdamai dengan keadaan. Kita harus ikuti perkembangan zaman supaya tidak tertinggal.
Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.
Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]