Site icon WARTAEVENT.COM

Peran Guru Tergantikan dengan Teknologi, Baca Ini Dulu

WARTAEVENT.com – Banyuwangi. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.

Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Banyuwangi pada hari ini Sabtu (04/09/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Erry Kurniawati, Drs. Vinsensius Jemadu, MBA., Sawitri Wulansari S.Psi, MM., Bagaskoro, S.Kom., MM. dan Timothy Marbun.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Literasi Digital yang Esensial di Era Teknologi”. Dan diikuti oleh 929 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Erry Kurniawati adalah, bagaimana cara agar siswa mempunyai skill kreatif dan inovatif, berkomunikasi dan berkolaborasi, berpikir kritis, dan memecahkan masalah, sedangkan saat ini banyak siswa yang pasif akibat belajar daring. 

Apa saja peran yang harus guru lakukan agar siswanya tidak pasif dan mempunyai skill itu secara menyeluruh bagi semua siswa? Mengenai perkembangan Society 5.0 dengan adanya perubahan ini banyak yang mempertanyakan apakah peran guru dapat tergantikan oleh teknologi? 

Bagaimana cara agar kita dapat mengasah siswa untuk bercritical thinking di era yang semuanya sudah serba ada?”. 

Dan pada saat itu Erry Kurniawati langsung memberikan jawaban, peran guru tidak akan tergantikan dalam dunia pendidikan. Guru itu bukan guru secara profesi. Guru adalah semua orang yang bisa kita mintai pendapat, informasi atau ilmu. 

Teknologi hanyalah sarana, isinya sangat bergantung pada peran guru. Tentang berpikir kritis, beberapa guru sudah menerapkan pola tugas belajar. Contoh : belajar tentang tumbuhan. 

Guru mengiriman bibit dan siswa akan mengambil ke sekolah. Dan siswa mendapat tugas mengembangkan menjadi praktek dan lembar kerja berupa laporan. Jadi tidak meluli teori, juga praktek. Capek boleh, nyerah jangan. Belajar belajar belajar.

Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.

Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]

Exit mobile version