WARTAEVENT.com – Mojokerto. Media sosial merupakan media secara online yang bisa digunakan siapapun, kapanpun dan di manapun berada. Selama fasilitas mendukung maka media sosial bisa dicapai. Faktanya semua orang di dunia untuk zaman sekarang, tidak bisa terlepas dari yang namanya media sosial.
“Semua orang menggunakan media sosial untuk berbagai kepentingan baik untuk bekerja, bercengkrama dengan keluarga atau teman, bertemu teman lama dan reuni bahkan untuk berbisnis,” ungkap Muhammad Umar (CEO CV. Sekoncoan Group) sebagai Key Opinion Leader dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (9/9/2021).
Ia menjelaskan, sebagai media yang bisa diakses oleh banyak orang, pebisnis memanfaatkan hal ini untuk membuat sebuah strategi promosi atau strategi untuk bisnis yang bisa dikatakan gratis tanpa dipungut biaya. Hal yang dibutuhkan hanya biaya fasilitas dan SDM yang bekerja saja. Tentu saja gratis dan tidak perlu izin apapun.
“Maka sejak maraknya penggunaan media sosial itulah, bisnis juga menggunakannya untuk kepentingan usaha mereka,” katanya.
Ia mengetahui, mungkin bagi para bisnis pemula tentu masih bingung bagaimana menggunakan media sosial untuk promosi bisnis. Padahal caranya sangatlah mudah dan tentu saja semua orang bisa melakukannya, yaitu:
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (9/9/2021) juga menghadirkan pembicara Hengky Suhartoyo (CEO & Founder PT. GreatSoft Solusi Indonesia), Ayrton Edoardo (Founder & Director Crevolutionz), Erna Eriana P (CEO Cleopatra Extra Wijaya), dan Valencia Fergie Pramono (Marcomm Manager at IMS Indonesia).
Gerakan Nasional untuk Indonesia #MakinCakapDigital ini berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills). Dan melibatkan 110 lembaga juga komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital.
Kegiatan yang diadakan di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten ini dilaksanakan secara virtual berbasis webinar. Dengan menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Dengan maksud dan tujuan utamanya membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital. (*)
SURABAYA, WARTAEVENT.com – Tren olahraga hybrid fitness yang menggabungkan daya tahan dan kekuatan fisik semakin mendapat perhatian di Indonesia. Fenomena… Read More
SURABAYA, WARTAEVENT.com – Transformasi teknologi menjadi salah satu fokus utama industri furnitur dan pengolahan kayu Indonesia di tengah persaingan global… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Merek fashion asal Jepang, Onitsuka Tiger, memperkuat kehadirannya di pasar Indonesia melalui pembukaan kembali toko terbarunya di… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Saat wisatawan mencari destinasi di internet, pilihan yang muncul di layar mereka kini semakin dipengaruhi oleh algoritma.… Read More
DILI, WARTAEVENT.com — Musisi Indonesia Iwan Fals menjadi penampil utama TT TasiFest 2026 yang berlangsung pada 29–30 Mei di Tasitolu,… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Aktivitas luar ruang semakin menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban, khususnya generasi muda. Tren tersebut tercermin… Read More
Leave a Comment