Food

Saat Nasi Goreng dan Warteg Lepas Jaket dari Kelas Pekerja

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Apakah kalian pernah melihat generasi muda di Jakarta mengantre untuk suatu yang viral? Banyak dari mereka yang rela mengantre berjam-jam untuk makan ataupun minum di tempat yang estetik maupun viral, untuk satu porsi nasi goreng di Nasgero. 

Menu yang biasanya kita beli di abang-abang gerobak pinggir jalan saat dompet sudah menipis, kini “disulap” dengan fancy menjadi kuliner yang sangat bergengsi dan hype di Media sosial saat ini.

Baca Juga : Tren Rasa Dunia 2026: Pedas, Manis, dan Lokal

Fenomena tersebut menunjukkan tren baru: makanan kelas pekerja sedang naik kelas. Kuliner yang dulunya dianggap makanan murah dan biasa saja, sekarang merias diri habis-habisan untuk masuk ke ruang-ruang modern.

Tak kalah viral lagi dan mencuri perhatian warganet yaitu “Warteg Salira”. Jika dulu Warteg (Warung Tegal) identik dengan ruangan yang gerah dan bangku panjang yang sempit. Maka di Warteg Salira ini mendobrak stigma tersebut.

Photo/Yosi Kurnia Wijaya.

Warteg Salira menawarkan konsep tempat yang bersih, dengan pendingin udara ruangan (AC), sangat nyaman tanpa menanggalkan DNA asli dari Warteg, yaitu etalase kaca berisi makanan-makanan rumahan. Dengan sistem “Touchscreen” untuk memilih lauk dibalik kaca, kini menjadi hal yang menarik bagi kalangan masyarakat atas.

Namun, ada pertanyaan mendasar muncul ke permukaan: Apakah modernisasi visual pada Nasgero dan Warteg Salira ini benar-benar suatu selebrasi untuk merayakan kuliner lokal, atau justru perlahan menjauhkannya dari esensi dan akar filosofis aslinya?

Baca Juga : Luthfi dan Bara Abadi dari Galala: Penjaga Tradisi Ikan Asap Jailolo

Langkah berani yang diambil oleh Nasgero dan Warteg Salira dalam memoles diri ini sebenarnya sejalan dengan arah kebijakan industri kuliner.

Page: 1 2

redaksi

Leave a Comment

Recent Posts

Pupuk Hayati Dinosaurus Tawarkan Solusi Degradasi Tanah di INAGRITECH 2026

JAKARTA, WARTAEVENT.com – PT Pramudita Darya Parma memperkenalkan Pupuk Hayati Dinosaurus sebagai solusi berbasis bioteknologi untuk mengatasi degradasi lahan pertanian… Read More

23 hours ago

Pariwisata Topang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, MICE Jadi Strategi Devisa Nasional

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Sektor pariwisata menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global. Pemerintah menilai penguatan… Read More

23 hours ago

Kemenbud Dorong Batik Derawan dan Tari Dalling Perkuat Pariwisata Berkelanjutan

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) mendorong penguatan identitas budaya berbasis kekayaan bahari melalui pengembangan Batik Derawan-Maratua dan revitalisasi Tari… Read More

23 hours ago

ARTOTEL Casa Hangtuah Perkenalkan Ruang Meeting Bergaya Boutique

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Kebutuhan ruang pertemuan yang nyaman dan mendukung produktivitas terus meningkat seiring tingginya aktivitas bisnis di Jakarta. Menjawab… Read More

23 hours ago

Kemenpar Dorong MICE Perkuat Pariwisata Berkualitas dan Ekonomi Asia Tenggara

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan industri Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) harus menjadi katalis bagi… Read More

1 day ago

Nueve Malioboro Hadirkan Promo Menginap Spesial Sambut Kemerdekaan

YOGYAKARTA, WARTAEVENT.com – Nueve Malioboro Hotel Yogyakarta by NATTA meluncurkan promo "Agustus Spesial Asik" untuk menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia.… Read More

2 days ago