Seaside Festive Symphony: Momen Tahun Baru Penuh Doa, Empati dan Musik
WARTAEVENT.com – Jakarta. Pergantian Tahun Baru 2026 di Sanur tak hanya dirayakan dengan gemerlap dan kemeriahan. Di tepi laut KEK Sanur, The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel, The Heritage Collection menghadirkan malam pergantian tahun yang penuh makna melalui Seaside Festive Symphony—sebuah perayaan yang mengajak tamu berhenti sejenak, merenung, dan berbagi empati.
Detik-detik menuju tahun baru diawali dengan Moment of Silence dan Doa Bersama “Cahaya untuk Indonesia”. Dalam keheningan yang khidmat, seluruh hadirin menundukkan kepala, mengirimkan doa bagi para korban bencana alam di berbagai wilayah Indonesia, khususnya Sumatra. Suasana sunyi justru menjadi bahasa paling jujur untuk rasa duka dan harapan.
Baca Juga : Seaside Festive Symphony: Orkestra, Jazz, Warisan Budaya Bertemu di Malam Tahun Baru
Kepedulian itu tidak berhenti pada doa. InJourney Hospitality menyalurkan tiga persen dari keuntungan perayaan Tahun Baru sebagai donasi bagi para korban bencana. Sebuah langkah kecil yang sarat makna, menegaskan bahwa perayaan sejati adalah ketika kebahagiaan dibagikan.
Malam kemudian mengalir dalam alunan musik yang menyentuh hati. Kolaborasi Erwin Gutawa Orchestra dan Indra Lesmana Jazz Experience menghadirkan harmoni yang bukan sekadar hiburan, tetapi juga ungkapan empati. Nada demi nada terasa seperti pelukan hangat bagi mereka yang sedang berjuang.

Kehangatan semakin terasa lewat penampilan Woro Mustiko, Gabriel Hardianto, Eva Celia, dan Teza Sumendra. Musik, suara, dan emosi berpadu menciptakan ruang kebersamaan, di mana setiap tamu larut dalam refleksi dan rasa syukur.
Tak kalah memikat, pertunjukan seni “Kita Poleng” hadir sebagai interpretasi modern budaya Bali. Melalui tari, visual, dan narasi simbolik, karya Kalpataru merefleksikan keseimbangan, keberlanjutan, dan penghormatan pada warisan lokal yang terus hidup.
Baca Juga : Menuju Era Baru, InJourney Bertranformasi Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan
Direktur Utama InJourney Hospitality, Christine Hutabarat, menyampaikan bahwa momen ini dirancang sebagai ruang refleksi bersama. Perayaan tahun baru, menurutnya, adalah tentang menumbuhkan empati, kebersamaan, dan semangat gotong royong yang menjadi nilai bangsa.
Menutup tahun dengan hati yang penuh, Seaside Festive Symphony menjadi pengingat bahwa kemewahan sejati bukan hanya tentang pengalaman, tetapi tentang makna. Dari Sanur, tahun baru disambut dengan doa, musik, dan kepedulian—sebuah awal yang hangat untuk melangkah bersama. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim
