WARTAEVENT.com – Probolinggo. Pandemi Covid-19 semakin memperlihatkan betapa vitalnya peran internet. Berdasarkan temuan dari google, temasek, dan bain & company (2020), konsumen baru yang berbelanja melalui e-commerce meningkat 37% selama pandemi.
Sebelum pandemi, persentase masyarakat berusia 5 – 24 tahun yang menggunakan internet meningkat dalam empat tahun terakhir sebanyak 25.32%. Peningkatan aktivitas secara daring selama masa pandemi ini semakin memperkuat urgensi peningkatan digital literasi bagi masyarakat.
Baca Juga : Agar Tidak Terjerat Pinjaman Online, Simak Literasi Digital Ini
Yulius Cristian S.I.P, MM, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Probolinggo, dalam webinar Literasi Digital yang berlangsung di Probolinggo, Jawa Timur, pada hari ini Rabu, (02/06/2021) menjelaskan, peningkatan transaksi saat pandemi ini membuat bisnis melalui e-commerce semakin menjanjikan.
Pertumbuhan pesat bisnis e-commerce ini disebabkan kebiasaan para konsumen yang mulai bergantung pada situs-situs e-commercedalam berbelanja. Dengan bertumbuhnya e-commercesaat pandemi juga membuat transaksi pembayaran non tunai meningkat.
Wawan Budi Rachmanto, Kepala Bank Jatim cabang Krasan menerangkan, dompet digital digunakan untuk membayar transaksi secara onlinedan offline. Tanpa kartu dan tanpa uang tunai, pengguna tinggal membawa smartphone mereka.
Meningkatnya penggunaan dompet digital lebih dikarenakan nyaman tidak perlu bawa uang banyak, tidak perlu ambil uang cash, tidak perlu sedia uang pas untuk membayar.
Baca Juga : Media Sosial Dapat Menjadi Alat Promosi Bisnis
“Ini menyebabkan, banyak pengguna yang memilih dompet digital, aman adanya catatan transaksi, PIN dan jika HP hilang akun tinggal diblokir, sehingga saldo yang tersimpan dalam wallet menjadi aman,” imbuhnya.
Menurut Wawan, berkembangnya dompet digital juga harus sedikit diwaspadai, di mana salah satunya promo menarik yang dihadirkan, banyak ibu-ibu menggunakannya untuk barang yang konsumtif. [*]
- Penulis dan Editor : Fatkhurrohim
- Photo : freepik