Categories: EkonomiEvent

Sigale Gale Carnival 2019 Memperkaya Atraksi Wisata di Kawasan Danau Toba

wartaevent.com – Jakarta. Sigale Gale Carnival 2019 di Samosir, Sumatera Utara (Sumut), menjadi ajang untuk mempromosikan keunikan budaya masyarakat Batak kepada wisatawan. Carnival yang mengangkat tema The BeaSamosiruty of Ulos parade tersebut diharapkan bisa memperkaya atraksi wisata di wilayah Danau Toba Sumut dan sekitarnya.

Esthy Reko Astuti, Ketua Pelaksana Calendar of Event (CoE) 2019 Kemenpar, di Jakarta, Minggu (09/06/2016), mengatakan, selama ini sigale-gale menjadi identitas budaya masyarakat Samosir. Kemasyuran namanya patut menjadi sebuah simbol kebesaran budaya yang tak terpisahkan dari budaya Batak. Khususnya Batak Samosir.

Baca Juga : Musisi Mancanegara Bawakan Lagu Batak di Samosir Music International 2018

Karnaval ini pun menampilkan patung sigale-gale raksasa. Meski berukuran besar, patung ini pun mampu menari mengikuti irama gondang. Puluhan peserta fashion show juga ikut meramaikan karnival tersebut.

“Kekayaan budaya menjadi sebuah atraksi yang mampu menarik wisatawan. Apalagi karnaval ini dikemas bersamaan saat momen libur Lebaran. Dengan itu nuansa libur Lebaran makin luar biasa di Samosir,” kata Esthy.

Event ini menjadi penting untuk semakin mengangkat pariwisata Danau Toba. Karena atraksi merupakan cara efektif untuk mempromosikan destinasi pariwisata. “Danau Toba telah didukung dengan akses yang baik dengan adanya Bandara Internasional Silangit. Amenitasnya juga mumpuni. Tinggal terus digenjot atraksi wisata seperti Sigale Gale Carnival ini,” katanya.

Sementara itu, Rapidin Simbolon, Bupati Samosir, menambahkan Sigale Gale Carnival menjadi momentum mengangkat kekuatan budaya Samosir. Karena jelas atraksi budaya menjadi magnet yang sangat luar biasa bagi wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara.

Baca Juga : Para Investor Akan Membangun Fasilitas Penunjang Pariwisata di Danau Toba

“Tadi banyak wisatawan mancanegara yang juga hadir di karnaval ini. Ada dari Malaysia, Taiwan, Swiss, Jerman, dan sebagainya. Ini momentum untuk memanjakan mereka dan menjadi sebuah cerita berkesan sekembali mereka ke negaranya masing-masing,” ujarnya.

Direktur Pemasaran Pariwisata Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Basar Simanjuntak mengatakan Sigale Gale Carnival merupakan bentuk penguatan pariwisata Kabupaten Samosir di bidang seni budaya.

“Sebagaimana kita tahu yang sering diutarakan Menpar Arief Yahya, budaya yang merupakan magnet pariwisata itu semakin dilestarikan semakin menyejahterakan,” katanya. [*]

Fatkhurrohim

Leave a Comment

Recent Posts

Janévalla Bandung Tawarkan Pengalaman Menginap Lewat 24 Jam

BANDUNG, WARTAEVENT.com — Pengalaman menginap di hotel tidak selalu harus mengikuti ritme perjalanan yang serba cepat. Janévalla Bandung menawarkan pendekatan… Read More

9 hours ago

Hari Batik Nasional Dirayakan Lewat Workshop Kreatif di Cikini

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Merayakan batik tidak selalu harus melalui busana. Di Novotel Jakarta Cikini, peringatan Hari Batik Nasional tahun ini… Read More

1 day ago

Immanence Hadirkan Refleksi Ekologi Yahya Rifandaru di Cibubur

CIBUBUR, WARTAEVENT.com — Seni kontemporer kembali hadir di ruang publik Cibubur melalui Immanence, pameran tunggal seniman Yahya Rifandaru di ARTOTEL… Read More

1 day ago

772 Buyer Bertemu 112 Seller Hadir di TTC Travel Mart Jakarta, Makassar Menggoda Pasar Luar Negeri

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Bursa pariwisata internasional  TTC Travel Mart yang diselenggarakan oleh TTC Indonesia tahun ini kembali diselenggarakan. Kota Jakarta,… Read More

2 days ago

Batik On Court Padukan Budaya dan Tren Olahraga Padel

SENTUL, WARTAEVENT.com — Batik tidak lagi terbatas pada busana formal. Di Sentul City, warisan budaya Indonesia tersebut hadir dalam aktivitas… Read More

4 days ago

Kids Batik Fashion Show Kenalkan Batik Lewat Kreativitas Anak

SENTUL, WARTAEVENT.com — Pengenalan batik kepada generasi muda tidak selalu harus berlangsung dalam ruang belajar formal. The Alana Hotel Sentul… Read More

4 days ago