Site icon WARTAEVENT.COM

Sudah Cukupkah Autentikasi 2 Faktor Untuk Menjaga Data, Simak Tulisan Ini

WARTAEVENT.com – Surabaya. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.

Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kota Surabaya pada hari ini Senin (13/09/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Ir. Andre Parvian Aristio, S.Kom., M.Sc., Tri Eko Sulistiowati, M.Pd.I., Dr. © Havid Han, M.M., Akhmad Firmannamal, Ph.D., dan Ismaya Dwi Agustina.   

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Mengekspresikan Diri yang Baik di Media Sosial.” Dan diikuti oleh 1.048 peserta dari berbagai kalangan masyarakat. 

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Ir. Andre Parvian Aristio, S.Kom., M.Sc. adalah, terkait menu pengaman autentikasi 2 faktor, dengan kita menerapkan atau menggunakan menu tersebut, apakah media sosial kita sudah lebih baik atau lebih aman? 

Apakah harus tetap di dukung atau ditunjang dengan menu pengaman yang lain, ataukah perubahan password secara berkala juga ikut mendukung keamanan media sosial kita.?

Dan pada saat itu Ir. Andre Parvian Aristio, S.Kom., M.Sc. memberikan jawaban, autentikasi 2 faktor itu memang satu diantara cara untuk mengamankan akun kita. Kalau kita mau aman, itu biasanya berbanding terbalik dengan kenyamanan. 

Analoginya rumah yang dilengkapi dengan berbagai kunci pintu di mana-mana, supaya aman. Tentang pengamanan berlapis tadi, tentu relatif lebih aman. Tentang tambahan pengamanan lain, yang jika dirasa perlu bisa ditambahkan. 

Kita harus pro-aktif mengamankan data pribadi kita. Unggahlah yang perlu saja. Memang pengaman tidak hanya dipercayakan ke pihak ketiga. Sistem di dunia ini tidak ada yang benar-benar dijamin aman. Kita yang harus mengamankan diri kita.

Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.

Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]

Exit mobile version