WARTAEVENT.com – Blitar. Perubahan perilaku konsumen dengan membatasi interaksi fisik dan mengurangi aktivitas di luar rumah terbukti dapat memberi peluang lebih besar kepada UMKM yang sudah terhubung dengan ekosistem digital. Sayangnya, hanya segelintir saja UMKM bisa mengikuti alur ekosistem digital.
Presiden Joko Widodo dalam acara Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Blitar, Jawa Timur, hari ini Kamis (3/6/2021) mengatakan, Internet harus dapat menyerukan dan meningkatkan produktivitas masyarakat seperti UMKM naik kelas.
Baca Juga : Baru 13 Persen UMKM Melek Digitalisasi, Kini Saatnya UMKM Bisa Naik Kelas Lewat Transformasi
“Sehingga internet bermanfaat ke seluruh lapisan masyarakat dan melek akan digital. Saya harap gerakan ini dapat mendorong inisiatif di tempat lain,” harap Presiden Jokowi.
Sementara itu, Rizky Ardi Nugroho, entrepreneur Podcaste dan YouTuber menerangkan, alasan usaha harus go digital karena potensi pasar digital Indonesia sangat besar. Karena dengan go online, dapat menjangkau pasar yang sangat luas di seluruh Indonesia.
Biaya operasional lebih rendah, dengan go online dan bahkan dapat menekan beberapa biaya operasional.“Selain itu, biaya pemasaran yang fleksibel dan rendah. Dengan go online, Anda dapat mengatur biaya pemasaran berdasarkan kebutuhan. Mulai berbisnis dengan lebih cepat dan meminimalisasi risiko,” terangnya.
Rizky menambhakan, serangan pandemi memaksa para pelaku yang belum mengenal digital untuk belajar dan mulai memasarkan produk secara online. Meraka juga mulai belajar bergabung dalam platform digital seperti Shoppe atau Tokopedia.
“Mau tidak mau pelaku UMKM harus mengikuti tren konsumen yang ingin membeli makanan tanpa harus datang sendiri. Langkah tersebut ternyata mampu menggeliatkan kembali usaha mereka, bahkan sebagian mampu meningkatkan usaha,” ujarnya.
Dalam memanfaatkan dunia digital, penggunanya juga harus cakap menggunakan dan memanfaatkannya. Soni Mongan seorang Konten Kreator menjelaskan, untuk itu, masyarakat harus meningkatkan digital skill.
Baca Juga : Media Sosial Dapat Menjadi Alat Promosi Bisnis
Di mana kemampuan individu dalam mengetahui perangkat keras dan piranti lunak teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta system operasi digital.
“Hal itu dilakukan, agar kita memiliki kemampuan untuk mengakses, mencari, menyaring, dan memanfaatkan setiap data dan informasi. Memudahkan kita untuk melakukan hal yang dulu sulit dilakukan. Serta menjadi sumber mata pencarian dan membantu meningkatkan usaha,” ungkapnya.
Soni mengatakan dari sisi meningkatkan usaha, kalau sudah memiliki digital skill bisa mulai membuat konten untuk promosi. Kontennya tidak perlu mahal ataupun mewah. Konten yang sederhana saja bisa menarik pembeli. [*]
- Penulis & Editor : Fatkhurrohim