Warta Event – Babel. SUNGAI Triathlon yang digelar pada hari ini Sabtu (21/04/2018) di Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung ini menampilkan tiga kategori lomba, yaitu jarak jauh, standar dan sprint. Untuk kategori jarak jauh mengharuskan peserta berenang 1,9 kilometer, bersepeda 90 kilometer dan lari 21 kilometer. Sedangkan kategori standar meliputi renang 1,5 kilometer, bersepeda 40 kilometer dan lari 10 kilometer. Kemudian sprint meliputi renang 750 meter, bersepeda 27 kilometer dan lari lima kilometer.
Thomas Jusman, Ketua Kadin Kepulauan Bangka Belitung, menyatakan, annual event yang telah memasuki tahun keenam penyelenggaraan ini diikuti lebih dari 500 peserta yang berasal dari seluruh Indonesia dan berbagai negara. “Sungailiat Triathlon bisa memberi dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat sekitar. Setidaknya kegiatan tersebut bisa memicu ekonomi masyarakat sekitar,” ungkap Thomas.
Ia juga menambahkan, event ini diharapkan dapat menjadikan Kabupaten Bangka sebagai kota wisata dunia, karena pantai berpasir putih dengan formasi batu-batunya yang eksotik serta dengan background bukit yang luar biasa indah. Kabupaten Bangka juga dikenal dengan wisata religinya. Dan Sungailiat menjadi salah satu kota yang terkenal dengan keindahan pantainya.
Agung Priyo, Pimpinan Pelaksana Event Sungailiat Triathlon, saat dihubungi secara terpisah, mengatakan, besarnya minat masyarakat dan peserta mengikuti Sungailiat Triathlon karena masuk dalam salah satu event besar di Indonesia. Disamping Sungailiat Triathlon juga disebut mendapat penghargaan the best venue di Asia untuk kategori sepeda pada 2017. Sebelum Sungailiat Triathlon, kegiatan ini juga digelar di tiga daerah sejak awal tahun 2018 yaitu Serpong, Surabaya dan Sibolga
Sementara itu, Yohanes, pengelola Pantai Tanjung Pesona, menjelaskan, selama enam kali penyelenggaraan Sungailiat Triathlon, tiga kali secara berturut-turut digelar di Pantai Tanjung Pesona. Ini menjadi kado spesial dalam memeringati hari jadi Sungailiat ke-552. “Dampak langsung kegiatan ini agar membuat ekonomi bergeliat. Kami berharap masyarakat mendukung dan menyambut positif kegiatan ini. Kami juga akan memperkenalkan salah satu cenderamata produk budaya lokal: lada putih Muntok. Jadi UMKM soal lada putih ini bisa berkembang,” kata Yohanes. [Ulung]
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Kesadaran generasi muda terhadap pentingnya kesehatan mental terus meningkat. Seiring berkembangnya isu tersebut, kebutuhan akan ruang aman… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Pengalaman berkunjung ke pusat perabot rumah kini tak lagi hanya soal berbelanja. Bagi banyak orang, menikmati hidangan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Paradigma pembangunan pariwisata Indonesia dinilai telah bergeser dari sekadar mengejar jumlah kunjungan wisatawan menuju penciptaan pengalaman yang… Read More
KARANGANYAR, WARTAEVENT.com – Pembangunan sektor pariwisata dinilai perlu bergeser dari pendekatan yang berorientasi pada infrastruktur menuju model yang menempatkan masyarakat… Read More
KULON PROGO, WARTAEVENT.com – Libur sekolah menjadi momen yang dimanfaatkan banyak keluarga untuk menikmati waktu bersama. Menjawab tren tersebut, MORAZEN… Read More
KUNINGAN, WARTAEVENT.com – Liburan sekolah tak lagi sekadar menginap di hotel. Konsep family staycation kini berkembang menjadi pengalaman yang menggabungkan… Read More
Leave a Comment