Terutama untuk bersiap menyambut kembali kedatangan wisatawan mancanegara ketika penerbangan internasional telah dibuka secara menyeluruh pasca pandemi Covid-19.
Untuk mencapainya, kata Menparekraf, harus totalitas melakukan kolaborasi, adaptasi dan inovasi. Event ini salah satu upaya nyata dari ketiga hal itu mengingat kolaborasi antara unsur pemerintah dan industri harus saling mendukung dalam adaptasi baru.
Baca Juga : Menpar Optimis Bukukan Potensi Transaksi Lebih Baik di ATM Dubai 2019
Nia Niscaya kembali menambahkan, lewat event ini pula diharapkan menemui buyers potensial untuk meyakinkan bahwa destinasi Indonesia, khususnya Bali yang akan dibuka terlebih dahulu.
“Ini semua untuk membangun rasa percaya dan mendapatkan keyakinan dari negara asal konsumen yang potensial membantu kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia,” tambahnya.
SENTUL, WARTAEVENT.com — Batik tidak lagi terbatas pada busana formal. Di Sentul City, warisan budaya Indonesia tersebut hadir dalam aktivitas… Read More
SENTUL, WARTAEVENT.com — Pengenalan batik kepada generasi muda tidak selalu harus berlangsung dalam ruang belajar formal. The Alana Hotel Sentul… Read More
BANDUNG, WARTAEVENT.com — Memasuki penyelenggaraan ke-11, The Papandayan Jazz Fest (TPJF) 2026 yang mengangkat tema “Sound to the Soul” mempertemukan… Read More
BALI, WARTAEVENT.com — Perkembangan kedokteran regeneratif dan estetika medis akan menjadi perhatian dalam Meet the Masters in Bali 2026 yang… Read More
SINGAPURA, WARTAEVENT.com – Musim balap di Singapura tahun ini tidak hanya berlangsung di lintasan. Marina Bay Sands memperluas pengalaman Formula… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kementerian Pariwisata memperkuat pemasaran pariwisata berbasis pengalaman untuk meningkatkan kualitas perjalanan wisatawan sekaligus memperluas manfaat pariwisata bagi… Read More
Leave a Comment