Site icon WARTAEVENT.COM

Taman Tebing Breksi Sepi Pengunjung, Menparekraf Sebut Hal Ini

WARTAEVENT.com – Sleman. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dalam kunjungan kerja ke Taman Tebing Breksi, Desa Sambirejo, Kabupaten Sleman, Yogyakarta mengatakan, Taman Tebing Breksi memerlukan penyampaian narasi yang otentik atau storynomics untuk perkuatan atraksi dan daya tarik untuk wisatawan.  

Taman Tebing Breksi ini dikembangkan pada 2015. Yang menarik dari destinasi ini adalah melakukan satu reposisi dan transformasi, dimana sebuah kawasan tambang yang semula merupakan industri ekstraktif menjadi kawasan pariwisata.

Baca Juga : Menggali Daya Tarik Desa Wisata, 7 Warga dari Pereng di Prambanan Ini Temukan Bebatuan Bersejarah

“Destinasi eks tambang itu juga menjadi favorit di beberapa belahan dunia. Jadi, kita ingin Taman Tebing Breksi ini bisa memperlihatkan otentisitas atau keaslian apa yang Tebing Breksi punya, yang bisa kita kemas dan kita jadikan konten,” katanya. 

Dari data yang diterimanya bahwa ternyata pendapatan asli daerah (PAD) yang disumbangkan dari kawasan Tebing Breksi ini, lebih banyak ketika sudah menjadi kawasan pariwisata, dari pada sewaktu masih kawasan tambang.

“Berarti kalau kita mengelola sebuah destinasi dengan pendekatan alam dan budaya, yang berdasarkan pariwisata berkelanjutan ternyata bisa menghadirkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Menparekraf.

Semenjak pariwisata ditingkatkan, Kecamatan Prambanan tingkat kemiskinan turun, dari 16 persen menjadi 11 persen. Jadi, semakin yakin bahwa pariwisata ini adalah faktor yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena membuka lapangan kerja.

Baca Juga : Kabupaten Sleman Siapkan 300 Homestay di Desa Wisata

Sementara itu, Kustini Sri Purnomo, Bupati Sleman menjelaskan, sebelum pandemi, kunjungan wisatawan ke Tebing Breksi bisa sampai 5.000 sampai 10.000 per hari, sekarang kurang lebih 500 perhari.

“Kunjungan ini menjadi suatu dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan pariwisata khususnya di Tebing Breksi ini. Dengan kehadiran Menparekraf, diharapkan nanti bisa meningkatkan kunjungan wisatawan,” pungkasnya. [*]

Exit mobile version