Categories: News

Tidak Dapat Mencegah Komentar Buruk, Unfollow Saja

WARTAEVENT.com – Gresik. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.

Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Gresik pada hari ini Sabtu (31/07/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Amalia Utamima, S.Kom, MBA, Ph.D, DR. Devie Rahmawati, Moch. Sajoang, Tio Utomo dan Nathania Ingrid Hendradi (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Stop Cyberbullying”. Dan diikuti oleh 681 peserta. 

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Amalia Utamima adalah Seperti yang kita ketahui di era digital ini dengan mudahnya kita mengakses berbagai macam fitur internet seperti aplikasi Tik Tok, Instagram, Twitter.

Dan mereka sangat mudahnya orang yang menyalahgunakan fitur-fitur internet seperti melakukan pelecehan seksual kepada orang lain, dan melakukan cyber bullying. 

Bagaimana kita bisa mencegah orang lain melakukan pelecehan sesksual atau cyber bullying kepada kita sekalipun konten yang kita upload tidak mengandung konten pornografi ataupun konten negatif?. 

Dan pada saat itu Amalia Utamima langsung memberikan jawaban, kita tidak  bisa mencegah orang lain berkomentar buruk. Yang bisa kita lakukan adalah mengizinkan orang-orang tertentu masuk jadi follower akun sosial kita.

 Kita bisa melakukan dengan mengurangi lewat aktifkan fitur filter (seleksi), Unfollow, setting Privasi. Manfaatkan fitur pengaman di platform sosial media kita.

Memang tidak ada cara mudah di internet untuk mengatakan tidak terhadap cyber bullyng, hati-hati, waspadai hashtag yang bijak.

Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.

Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]

Fatkhurrohim

Leave a Comment

Recent Posts

Resmi Dibuka, Parade Hotel Hadir Membuka Cerita Baru di Kawasan Bisnis Senen

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kawasan Senen, Jakarta Pusat, memiliki sejarah panjang sebagai salah satu pusat aktivitas perdagangan dan bisnis ibu kota.… Read More

35 minutes ago

Sidang Putusan Ditunda, Kuasa Hukum “Kami Hormati Proses Hukum”

BANTUL, WARTAEVENT.com — Kuasa Hukum Penggugat, Arief Ariyanto, menyampaikan sikap resmi pihak penggugat terkait penundaan sidang putusan gugatan hasil Musyawarah… Read More

2 hours ago

Starbucks Salurkan Hibah Rp800 Juta untuk Tiga Organisasi di Indonesia

JAKARTA, WARTAEVENT.com — PT Sari Coffee Indonesia (SCI), pemegang lisensi dan operator Starbucks di Indonesia, menominasikan tiga organisasi lokal untuk… Read More

4 hours ago

THE 1O1 Jakarta Hadirkan Kuliner Nusantara dengan Teknik Prancis

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kekayaan rempah dan cita rasa kuliner Indonesia berpadu dengan teknik gastronomi Prancis melalui Nusantara A La Francaise:… Read More

1 day ago

IAS Support Dorong Literasi Anak Lewat IASS Inspiring Day

TANGERANG, WARTAEVENT.com — Perayaan ulang tahun perusahaan tidak selalu berhenti pada seremoni. Bagi PT IAS Support Indonesia atau IAS Support,… Read More

2 days ago

Jelang Rakernas, Ketua PP KAUMY Matangkan Persiapan dan Perluas Sinergi Lintas Lembaga

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan akan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pimpinan Pusat Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta… Read More

2 days ago