WARTAEVENT.com – Bitung. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada hari Rabu (10/11/2021) di Kabupaten Bitung, Sulawesi Utara.
Kolaborasi ketiga lembaga pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Tips dan Trik Jualan Online”. Dan diikuti oleh 807 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.
Ada 4 narasumber pada sesi sesi webinar siang ini, di antaranya Country Manager Financer.com sekaligus pendiri dan CEO Mentari Digital Media, Mentari Rahman; dosen Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi, Reynaldo Joshua Salaki; dentistry dan KOL, Ravianka Calista; dan digital enthusiastic, Jouvie Novita Rompis.
Pemateri pertama adalah Mentari Rahman yang menyampaikan tema “Strategi Digital Marketing untuk Petani dan Nelayan di Tengah Pandemi Covid-19”. Menurut dia, yang harus dilakukan dalam pemasaran online tentu pertama adalah membuat akun media sosial, promosi lewat iklan berbayar, buat website, gunakan jasa pemengaruh, buat akun jualan di lokapasar, dan giveaway serta Instagram Ads.
Berikutnya, Reynaldo Joshua Salaki membawakan tema “Digital Ethics – Etika Pemasaran Produk Lokal di Toko Online”. Ketika ingin menjadi pemasar online, ada panduan etika, di antaranya ramah, keamanan privasi, responsif, jujur, menyapa, dan mengemas produk dengan baik. “Solusi toko online dibobol atau disusupi hal tidak etis yaitu analisis, laporkan, evaluasi, dan hati-hati,” kata Reynaldo.
Ravianka Calista, pemateri ketiga menyampaikan tema “Peran Literasi Digital untuk Mengubah Mindset Konsumtif menjadi Produktif”. Marketplace menawarkan kemudahan dalam berbelanja.
Namun, perlu diperhatikan beberapa tips belanja, di antaranya pilih yang tepercaya, periksa deskripsi produk, perhatikan ulasan, jangan tergiur harga murah, lakukan transaksi melalui rekening bersama, gunakan metode COD, dan lacak terus pengiriman.
Pemateri pamungkas Jouvie Novita Rompis, membahas tema “Main Aman saat Belanja Online: Cerdas dan Aman saat Berbelanja Online”. Ada beberapa kekurangan belanja online yang harus disadari konsumen, di antaranya barang tidak sesuai tampilan, biaya ongkos kirim, dan barang rusak dalam pengiriman.
“Langkah jika akun/kartu dibobol yaitu lapor ke pihak terkait, lapor ke perusahaan, lapor ke polisi, lapor ke BI, menulis surat pembaca dan selalu lindungi data pribadimu,” ucapnya.
Salah satunya, “Menurut Kak Reynaldo, strategi etika bisnis seperti apa yang digunakan dalam mempertahankan konsumen di masa Covid?” tanya Resila Humaira kepada Reynaldo Joshua Salaki.
“Kalau kita mau mulai suatu bisnis kita harus perhatikan tiga poin, produk apa yang mau dijual sehingga dapat menentukan market, harga lakukan riset kecil-kecilan, dan berkaitan dengan distribusi dan promosi platform apa yang akan kita gunakan.
Etika yang perlu diperhatikan dalam berjualan online agar orang-orang ini nggak lari. Di antaranya responsif, ramah, promosi lewat foto, video. Poin penting adalah kejujuran, barang yang dideskripsikan sesuai aslinya,” jawab Reynaldo.
Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi. [*]