Site icon WARTAEVENT.COM

Tingkatkan Penjualan Jamu Tradisional, Menteri Sandiaga Uno Membelikan Alat Ini

WARTAEVENT.com – Lombok. Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendapati penjual jamu yang masih mengerjakan pembuatan Jamu dengan alat tradisional saat melakukan kunjungan kerja di Desa Wisata Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. 

Menteri Sandi pun kemudian mengobrol. Menurutnya, jamu yang dibuat secara tradisional memang sudah jarang ditemukan, dan ini perlu dilestarikan. 

Baca Juga : Tradisi Panjat Pinang Dibudayakan, Menteri Sandiaga Uno Berikan 10 Jam

Penjual jamu yang bernama Lomin atau biasa disapa Ina Ela tersebut adalah penjual jamu satu-satunya di Desa Bonjeruk. Sehingga penjualannya juga lumayan, bahkan dia sudah melakukan satu inovasi yaitu dengan menjual dua jenis jamu yaitu jenis bubuk dan siap minum. 

Menurut Sandi hal tersebut adalah salah satu inovasi yang mengikuti perkembangan, sehingga dengan adanya inovasi maka dia yakin usaha yang dilakukan oleh Lomin bisa terus berkembang.

Baca Juga : Sandiaga Uno : Berwisatalah ke Pantai Ngurbloat, Ekonomi Kuat, Indonesia Bangkit

“Jadi bisa membangkitkan ekonomi Ibu Lomin dan kalau pesanan berlipat-lipat bisa meminta tolong warga lainnya sehingga bisa menciptakan lapangan kerja baru,” tegas Sandi. 

Namun, saat Sandi berbincang dengan Lomin dia mengeluhkan masih harus melakukan pekerjaan dengan sangat tradisional. Oleh karenanya, Sandi langsung memesan alat pemarut di salah satu marketplace untuk meningkatkan produksinya. 

“Diharapkan dengan ini selain dapat meningkatkan ekonomi, juga bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Desa Bonjeruk,” tambahnya.

Baca Juga : Menteri Sandiaga Uno Memberdayakan Masyarakat Melalui Konservasi Penyu

Sementara  itu Lomin mengaku, kalau selama ini bahan-bahan jamu yang dijualnya memang harus diparut dan direbus secara manual. Sehingga dirinya terkadang keteteran dengan pesanan yang diterimanya. 

Walaupun saat ini ia dibantu oleh beberapa orang dalam membungkus jamu hasil buatannya tetap saja keteteran. “Kalau yang pesan memang sudah banyak, tapi terkadang kita tidak sanggup menerima pesanan yang kian banyak,” tuturnya. 

Baca Juga : Peternak Kambing dan Supir Jeep Pandanrejo Melihat Menteri Sandiaga Uno sebagai Menteri yang Baik, Sopan dan Merakyat

Hingga akhirnya dia mendapatkan alat pemarut jahe dari Mas mentri yang akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memproduksi jamunya. 

“Saya sangat terbantu dengan bantuan yang diberikan oleh pak menteri, kalau marut sendiri itu pasti lama, terimakasih atas bantuannya pak menteri,” pungkasnya. [*]

Exit mobile version