WARTAEVENT.COM, Kab. Mojokerto – Generasi milenial dikenal sebagai pribadi yang terbuka dengan hal baru, efektif, efisien, dan juga dekat dengan perkembangan teknologi. Hal ini pula yang membuat beberapa perusahaan mengembangkan teknologi perbankan atau transaksi keuangan. Salah satu pengembangan teknologi di bidang ekonomi adalah munculnya dompet digital.
Ikfina Fatmawati, Bupati Mojokerto, mengatakan, dompet digital adalah software yang digunakan untuk menyimpan rekening bank, alamat, identitas diri seseorang untuk melakukan pembayaran otomatis saat pembelian di internet.
“Di Indonesia sudah banyak aplikasi yang berlabelkan dompet digital seperti Dana, Ovo, GrabPay, GoPay, dan sebagainya. Masing-masing aplikasi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing,” ujar Ikfina dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (10/9/2021).
Ia menerangkan, dompet digital sebenarnya bisa membantu mengetahui transaksi keuangan yang sudah dilakukan ataupun mengatur laju keuangan. Selain itu, bagi kamu yang seringkali ketinggalan dompet, entah di rumah atau di kantor, tentu merasa terbantu dengan kehadiran dompet digital ini.
“Akan tetapi, jika dompet digital ini tidak digunakan secara cerdas, boros menjadi salah satu tantangannya. Dompet digital ini merupakan hal baru yang dirasakan masyarakat Indonesia, tidak terkecuali generasi milenial,” ungkapnya.
Agar nyaman memakai dompet digital, terapkan enam tips berikut ini:
Memilih aplikasi dompet digital ini bisa sangat tricky. Pasalnya, masing-masing aplikasi memiliki kelebihan dan kekurangan yang beragam. Bahkan, beberapa aplikasi memiliki fitur scanner untuk mengelola tiket ataupun kupon yang sudah dibeli. Tips memilih aplikasi dompet digital adalah kamu bisa melihat ulasan dari pengguna sebelumnya, melihat fitur yang ditawarkan yang sesuai dengan kebutuhan, bahkan memberikan keuntungan untukmu, memiliki rating tinggi, serta yang paling banyak digunakan.
Pada dompet digital akan diminta informasi pembayaran seperti alamat pengiriman, billing, sampai dengan metode pembayaran. Pada metode pembayaran dicantumkan nomor kartu kredit dan debet, tanggal kedaluwarsa, dan kode keamanan. Bahkan, ada juga yang menambahkan informasi biometrik sebagai tambahan untuk fitur keamanan.
Misalnya saja, beberapa dompet digital memiliki teknologi untuk melakukan pembayaran dengan sekali tekan. Teknologi ini membutuhkan Near Field Communication (NFC) agar bisa dilakukan sekali tekan. Akan tetapi, tidak semua gadget atau ponsel memiliki teknologi ini. Sekali lagi, pilih dompet digital yang memang sesuai kebutuhan dan kemampuan gadget.
Tips selanjutnya adalah mencari informasi sebanyak-banyaknya merchant mana saja yang sudah bisa diakses dompet digital pilihanmu. Memang sudah banyak yang menggunakan dompet digital, bahkan bisa dikatakan sudah umum, tetapi tidak semua merchant atau bahkan situs belanja bisa membayar menggunakan dompet digital. Untuk itu, kamu perlu mencari tahu agar kegiatan belanja atau transaksi keuangan semakin cepat, mudah, dan aman.
Penggunaan dompet digital termasuk mudah. Kamu akan diminta untuk memasukkan password atau kata sandi saat ia mengenali formulir yang bisa diisi. Ini akan menjaga identitas diri dari orang lain. Selain itu, aplikasi dompet digital bisa melengkapi otomatis formulir yang ada sehingga tidak perlu repot saat berbelanja.
Salah satu fitur dompet digital yang bisa dimiliki adalah melacak transaksi, memonitor pembayaran, sampai menemukan hal yang kurang tepat dalam tagihan. Kamu pun bisa mengontrol transaksi keuangan dengan adanya fitur ini. Akan tetapi, tidak semua dompet digital memiliki fitur ini. Pastikan dompet digital yang kamu pilih memilikinya.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (10/9/2021) juga menghadirkan pembicara Rita Hidayati (Praktisi Komunikasi & Editor Jatengpos.co.id), Muhammad Alvin Al Huda (CEO CV. Huni Raya Group), Firda Hariyanti (Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan ITS NU Pasuruan), dan Aprillia Frinanda Setiawan sebagai Key Opinion Leader.
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.
Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.
JAKARTA, WARTAEVENT.com — ARTOTEL Harmoni Jakarta meluncurkan kampanye Ramadan bertajuk “A Wishful Ramadhan” sebagai upaya menghadirkan pengalaman menginap dan berbuka… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Discovery SCBD menyemarakan bulan suci Ramadhan dengan menghadirkan rangkaian promo bertema kebersamaan, refleksi, dan ketenangan. Berlokasi strategis… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Fraser Residence Menteng Jakarta, menggelar Ramadhan Media Gathering, pada Kamis, (19/2/2026), sebagai langkah strategis untuk memperkuat awareness,… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Converse resmi memperkenalkan siluet terbarunya, Chuck Taylor Lo, yang menjadi sepatu Chuck dengan sol paling rendah yang… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Ajang otomotif tahunan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 resmi berakhir dengan capaian positif setelah digelar selama… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Lumire Hotel Jakarta perkenalkan program Iftar Ramadhan 2026 dengan tema “Spirit of Ramadhan: The Joy of Giving”,… Read More
Leave a Comment