Site icon WARTAEVENT.COM

Tips Ini Dapat Menjaga Kualitas Belajar Daring Anak

WARTAEVENT.com – Banteang. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada hari ini Kamis (06/08/2021) di Kabupaten Banteang, Sulawesi Tengah. 

Kolaborasi ketiga lembaga pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Menjaga Kualitas Belajar dari Rumah”. Dan diikuti oleh 682 peserta dari berbagai kalangan usia dan profesi.

Ada 4 narasumber pada sesi sesi webinar siang ini, di antaranya presenter TV dan kreator konten gaya hidup, Ayi Dara; Editor Republika.co.id sekaligus leader Itemplate.id dan digitative.id, Andi Nur Aminah Hamid; Komisioner KPID Sulawesi Selatan, Siti Hamidah; serta dosen Ilmu Komunikasi UMI Makassar, Muhammad Idris

Mendapat giliran presentasi pertama, Andi Nur Aminah Hamid memaparkan materinya yang bertema “Sukses Belajar Online dengan Kemampuan Literasi Digital”. 

Menurut Andi, manajemen waktu merupakan tantangan utama yang harus dihadapi pelajar dalam belajar daring. Ia juga membeberkan sejumlah kesulitan belajar daring. “Teknologi hanya sebuah alat. Komitmen guru dan kreativitas untuk membuat konten itu tetap dikembalikan pada guru,” pungkasnya.

Sementara Ayi Dara, pemateri kedua menyampaikan tema “Kenali Dampak dan Cara Atasi Cyberbullying pada Anak” Ia menjelaskan, ketika anak-anak menggunakan gawai untuk bermedia sosial, mereka rentan menjadi pelaku atau korban perundungan siber. 

“Cara menghindarinya: tidak postingterlalu sering, hindari mengirim konten aneh, jangan simpan foto yang membahayakan, menyaring pertemanan, atur privasi, dan tidak sembarang bercerita di media sosial,” kata Ayi.

Pemateri ketiga Siti Hamidah dalam topiknya “Literasi Digital bagi Tenaga Pendidik dan Anak Didik di Era Digital” menjelaskan, daftar sarana pembelajaran yang terdaftar di Kemendikbud.

Muhammad Idris sebagai pemateri terakhir menyampaikan bahasan “Menjaga Keamanan Digital Anak di Dunia Maya”. Ia menjelaskan, anak-anak sebagai digital nativecenderung lebih akrab dengan gadget. 

“Tips menjaga anak di dunia maya: ajak komunikasi, seleksi konten, temani anak bermain internet, terapkan durasi, tanamkan nilai-nilai, dan beri ruang kreasi. Dorong anak untuk berani melapor jika melihat atau mengalami sesuatu di dunia maya,” pungkasnya.

Salah seorang peserta webinar, Halim Wijaya, bertanya tentang tips agar anak bisa fokus belajar di rumah, tidak mudah jenuh dan hilang fokus saat guru menerangkan, ditambah kelelahan orang tua yang sulit memberikan pengajaran ulang setelah selesai belajar daring. 

Siti Hamidah menanggapi bahwa anak perlu difasilitasi hal-hal yang menarik agar tidak bosan. Guru juga perlu mempertimbangkan latar belakang orang tua siswa. 

“Jika mayoritas orangtua murid sebagai pekerja kantoran yang sibuk WFH, guru bisa memaksimalkan penggunaan YouTube. Unggah materi yang sudah direkam agar bisa di-reviewbersama oleh anak dan orang tua,” saran Siti Hamidah.

Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi. [*]

Exit mobile version