Categories: News

Tips Menghindari Cyberbullying di Media Sosial

WARTAEVENT.COM, Kab. Situbondo – Media sosial seperti Twitter, Instagram, facebook, dan masih banyak lagi, sudah jadi bagian untuk bersosialisasi. Informasi diri, cerita keseharian kita, hal-hal terbaru, berbagi foto, juga cerita dari teman-teman kita bisa dengan mudah kita dapatkan lewat media sosial.

Cyberbullying di media sosial saat ini semakin marak. Perundungan ini biasanya dilakukan oleh orang yang merasa memiliki kekuatan lebih daripada si korban. “Kekuatan ini bisa dilihat dari segi senioritas, kepemilikan, kedudukan, dan kepintaran,” ujar Nur Holifatuz Zahro, Kepala UPT Perpustakaan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo, saat menjadi pembicara dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Rabu (4/8/2021).

Namun demikian, jika tidak diimbangi dengan cara yang aman perkembangan media sosial yang begitu pesat bisa berdampak buruk bagi kita. Kasus-kasus, seperti cyberbullying, penipuan hingga penculikan bisa terjadi lewat media sosial.

Berikut ini tips aman menggunakan media sosial:

  • Lindungi Informasi Pribadi.

Saat mengunggah sesuatu lewat media sosial kita harus ingat informasi tersebut dapat tersebar luas. Sebaiknya tidak sembarangan mengunggah informasi pribadi atau lokasi, untuk menghindari peretasan yang mengincar data pribadi. Alamat lengkap rumah, nomor telepon sebaiknya tidak ditampilkan. Jika memang penting, maka kita bisa mengatur pengaturan privasi agar hanya teman atau orang-orang yang dikenal saja yang bisa mengetahuinya.

  • Selektif Memilih Teman.

Tak hanya di dunia nyata saja kita harus selektif memilih teman, ini berlaku juga bagi pergaulan kita di dunia maya. Jangan sembarangan mengkonfirmasi pertemanan atau menambahkan teman di media sosial tanpa kita melihat dulu profil lengkapnya. Kita harus waspada pada akun-akun yang bisa saja menyebarkan link tertentu ketika sudah berteman di media sosial. Ada banyak link yang ketika kita kunjungi ternyata mengarahkan pada virus untuk mencuri data pribadi kita atau merusak akun kita.

  • Perkuat Password.

Salah satu cara untuk meningkatkan perlindungan akun media sosial kita adalah dengan memperkuat password. Kita bisa mengganti kata sandi secara berkala atau menggunakan kombinasi angka atau huruf yang unik dan tidak mudah tertebak. Juga sebaiknya tidak menggunakan sandi yang sama pada setiap media sosial yang kita miliki. Hal ini untuk menghindari peretasan semua akun media sosial, jika salah satunya berhasil diretas.

  • Perhatikan Etika.

Sudah banyak kasus yang membuat seseorang berurusan dengan hukum akibat unggahnnya di media sosial. Kata-kata kasar, kemarahan, unggahan yang menyinggung SARA, merusak nama baik orang lain dapat dengan mudah diperkarakan jika kita tidak berhati-hati. Informasi dari media sosial dapat cepat menyebar dan jadi konsumsi publik. Jadi sebaiknya pikirkan dulu dengan baik sebelum kita mengunggah apapun ke media sosial.

  • Jangan Mudah Membagikan Tautan.

Meski terkadang kita ingin membagikan sebuat tautan karena tertarik atau bertujuan untuk disimpan sendiri, sebaiknya kita juga tidak sembarangan melakukannya. Jangan terlalu mudah terprovokasi membagikan sebuah informasi dari tautan tertentu jika kita belum mengatahui kebenarannya. Bisa-bisa kita jadi penyebar berita hoaks.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Rabu (4/8/2021) juga menghadirkan pembicara Wahyu Widodo (Freelancer Digital Content Ilustrator), Moh. Muhibbal Hadi (Ketua Yayasan Syekh Maulana Ishaq Kotakan Situbondo), Agus Gunawan (CEO Omah Hidroponik & Relawan TIK), dan Nanda Puspita sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

redaksi wartaevent

Leave a Comment

Recent Posts

De Braga Sajikan Iftar Nusantara Nuansa Heritage

BANDUNG, WARTAEVENT.com — de Braga by ARTOTEL menghadirkan program berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” di Alfresco Bistro, mulai 19… Read More

5 hours ago

Aston Kemayoran Hadirkan Street Food Seoul Lewat Pop-Up Kuliner

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Aston Kemayoran City Hotel menghadirkan pengalaman kuliner internasional bertajuk “60 Seconds to Seoul”, sebuah konsep pop-up street… Read More

6 hours ago

Ini Program A Wishful Ramadhan di ARTOTEL Harmoni Jakarta

JAKARTA, WARTAEVENT.com — ARTOTEL Harmoni Jakarta meluncurkan kampanye Ramadan bertajuk “A Wishful Ramadhan” sebagai upaya menghadirkan pengalaman menginap dan berbuka… Read More

1 day ago

Discovery SCBD Hadirkan Rangkaian Program Ramadhan Bermakna

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Discovery SCBD menyemarakan bulan suci Ramadhan dengan menghadirkan rangkaian promo bertema kebersamaan, refleksi, dan ketenangan. Berlokasi strategis… Read More

1 day ago

Ramadhan Tahun Ini Fraser Residence Menteng Jakarta Sajikan “Rempah Rasa – Tales of Cappadocia”

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Fraser Residence Menteng Jakarta, menggelar Ramadhan Media Gathering, pada Kamis, (19/2/2026), sebagai langkah strategis untuk memperkuat awareness,… Read More

3 days ago

Converse Perkenalkan Chuck Taylor Lo, Sol Paling Rendah

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Converse resmi memperkenalkan siluet terbarunya, Chuck Taylor Lo, yang menjadi sepatu Chuck dengan sol paling rendah yang… Read More

4 days ago