WARTAEVENT.com – Ponorogo. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.
Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.
Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Ponorogo pada hari Selasa (06/07/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Dr. Alip Sugianto, M.Hum., Aji Damanuri, Vivid Sambas ST, MMT., B.Sc. (Hons) Muhammad Yusuf Satria, MBA, MM. dan Praseno Nugroho (KOL).
Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Literasi Digital untuk Generasi Anti Hoax”. Dan diikuti oleh 561 peserta.
Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Vivid Sambas ST adalahSaat ini informasi yang lagi trend adalah terkait virus corona (Covid-19), banyak informasi yang di share oleh pengguna digital baik dalam bentuk gambar, tulisan, ataupun sejenis lainnya sehingga banyak perselisihan yang muncul serta rasa khawatir yang berlebihan.
Bahkan ada informasi yang beredar bahwasannya akan terjadi kegelapan selama 40 hari. Selain itu juga beberapa bulan yang lalu terjadi penyebaran informasi terkait Telur Anti Virus Corona.
Bahwasannya dengan memakan telur dengan waktu yang sudah ditentukan maka hidupnya tidak akan terinfeksi corona. Sehingga banyak terjadi kecelakaan akibat kewaspadaan yang dialami.
Pertanyaannya adalah, bagaimana langkah yang tepat bagi kita sebagai kaum milenial yang terdidik dalam memberikan edukasi yang baik di lingkungan masyarakat?.
Dan pada saat itu Vivid Sambas ST langsung memberikan jawaban, lakukan siskamling digital. Sebelum menyebarkan atau memberi komentar pada suatu unggahan, sebaiknya tabayun, check kebenarannya.
Kita juga bisa belajar dengan orang lain, misalnya ikut seminar, atau acara-acara yang sifatnya edukasi. Sekali lagi “check and recheck di Google (search engine lainnya). Kirim ke whatsapp Kalimasada. Perkembangan tekonologi digital sangat pesan, waspadai masuknya Deep Fake.
Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.
Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]