Travel

Banyumas Gencar Promosikan Pariwisata Unggulan

Warta Event, Jakarta– Dikenal sebagai destinasi wisata 1001 curug, Pemerantah Kabupaten Banyumas gencar promosikan tempat tempat wisata unggulan selain Baturaden. Banyumas, dengan ibukota Purwokerto, memiliki bahasa Jawa yang khas Banyumasan, yakni bahasa ngapak dengan tokoh Bawor sebagai ikonnya.

PicsArt_03-03-03.10.24

Purwokerto berada di kaki Gunung Slamet, dan memiliki daerah wisata Baturraden yang terkenal. Tempat wisata di Banyumas cukup menyebar. Sebagian di Purwokerto, Baturraden, Banyumas, dan beberapa kota kecamatan lainnya.

Semua obyek wisata itu telah menyedot wisatawan baik itu wisatawan nusantara (Wisnu) maupun wisatawan mancanegara (Wisman) yang pada tahun 2016 mencapai 1,8 juta orang termasuk wisatawan mancanegara (wisman).” Demikian diungkapkan oleh Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas Saptono dalam promosi wisata Banyumas di RM Handayani, Jakarta Timur, Rabu (1/3/2017).

PicsArt_03-03-03.10.57

“Jumlah itu jauh melampaui target 2016 sebanyak 1.150.000 orang wisatawan. Anehnya banyak warga Jakarta yang berasal dari Banyumas belum tahu obyek wisata baru di daerah asalnya,”ungkap Saptono yang didampingi Sekretaris PH RI Banyumas Heru Permana dan Kepala UPT Lokawisata Batu Raden Djoko Haryanto. Selanjutnya Saptono mengatakan, untuk lebih memperkenalkan pariwisata dan berbagai programnya, Pemerintah Kabupaten Banyumas pada tahun 2017 ini telah menganggarkan dana sekitar Rp 5 Miliar.

Sementara itu Heru Permana sekretaris PHRI Kabupaten Banyumas menjamin jumlah maupun kwalitas hotel dan restoran di Banyumas cukup representatif. “Jumlah hotel berbintang ada 14 dan akan bertambah lagi”, ucapnya. Tingkat kedatangan pada hari biasa sekitar 30% dari kapasitas yang ada. Tetapi bila week end dan hari libur akan meningkat 60 %.

Tambah Heru itu akan meningkat lagi karena ada agenda wisata Banyumas yang menarik tahun 2017. Antara lain lomba perahu di Sungai Serayu, Grebeg Suro dan calung maupun wayang kulit banyumasan. (Foto by Muller dan Fatur)