Berikutnya, Junissa menyampaikan materi etika digital berjudul “Ujaran Kebencian, Identifikasi Konten dan Regulasi yang Berlaku”. Ia mengatakan, media sosial bisa bermanfaat mendukung daya kreativitas dan inovasi kita, namun dapat pula membawa dampak negatif seperti ujaran kebencian, kejahatan siber, dan penyebaran hoaks.
Efek negatif media sosial tersebut bisa membuat seseorang merasa tidak aman, tak nyaman, dan kurang percaya diri. “Dengan cerdas memilah dalam bermedia sosial, kita dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan produktivitas dan menghindarkan efek negatif,” terangnya.
Sementara itu pemateri ketiga, Sri Wahyuni membahas topik budaya digital tentang “Memahami Batas dalam Kebebasan Berekspresi di Dunia Digital”. Menurut dia, kebebasan berekspresi yang diterapkan secara tak bertanggung jawab, justru menimbulkan dampak negatif seperti penyebaran hoaks.
“UU ITE sebagai batasan dalam beraktivitas digital diharapkan mampu membuat ruang maya kita lebih bersih, sehat, beretika, dan produktif,” jelasnya.
YOGYAKARTA, WARTAEVENT.com – Ratusan pelari dan masyarakat umum memadati Loman Park Hotel Yogyakarta pada Minggu (19/7/2026) untuk mengikuti Fun Run… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – ”Kopi Indonesia pernah menjadi juara dunia dalam jenis serta kualitasnya. Kita harus kembalikan masa kejayaan itu”, pungkas… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Starbucks Indonesia menggelar grand final Starbucks Barista Championship 2026 di Atrium Lippo Mall Kemang, Jakarta, pada 17–19… Read More
LOMBOK TENGAH, WARTAEVENT.com – POCARI SWEAT Run Lombok 2026 kembali menegaskan posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan ajang… Read More
BALI, WARTAEVENT.com – Tren wisata yang mengutamakan ketenangan dan pengalaman personal terus berkembang di Bali. Menjawab kebutuhan tersebut, Amarterra Villas… Read More
BALI, WARTAEVENT.com – Destinasi tepi pantai Karma Beach Bali kembali menghadirkan event bertajuk “Summer Sessions” yang akan digelar pada, Rabu,… Read More
Leave a Comment