Categories: Travel

Diving Aman, Ketahui Panduan CHSE Khusus Wisata Selam

Wartaevent.com, Labuan Bajo- Bagi penggiat wisata air seperti diving, masa pandemi Covid-19 memang sangat berdampak. Dari bulan Maret hingga Agustus 2020, para provider Diving sudah vakum guna meminimalisir penyebaran virus Covid-19. Pertengahan bulan Agustus mereka sudah beroperasi kembali, namun dengan menerapkan protokol kesehatan.

Terkait dengan protokol kesehatan wisata selam, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sudah menyusun dan meluncurkan panduan protokol Cleanliness, Health, Safety, and Environment (CHSE). Panduan ini sudah dibahas dari bulan Mei 2020, serta di luncurkan pada 2 Oktober kemarin. Setidaknya bisa memberi jaminan aman kepada para wisatawan diving, yang kini fokusnya ke wisatawan domestik.

“Panduan protokol kesehatan berbasis CHSE untuk wisata selam secepatnya disosialisaikan kepada para provider dive center di Labuan Bajo. Ini untuk memberi jaminan kenyamanan kepada wisatawan selam. Terlebih, destinasi Labuan Bajo merupakan destinasi favorit bagi para penyelam. Sosialisasi ini juga memiliki peranan penting untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata, terutama di bidang wisata minat khusus,” kata Rizki Handayani, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kemenparekraf/Baparekraf ketika memberi sambutan virtual di Acara Talk Show Panduan CHSE Usaha Wisata Selam di Hotel Inaya Labuan Bajo (6/10/2020)

Tim penyusun panduan selam, Abimanju Carnadie dan Bayu Wardoyo mengatakan, panduan ini sudah menerapkan Cleanliness, Health, Safety, and Environment (CHSE) yang diinisiasi oleh Kemenparekraf. Kemudian sudah di komunikasikan juga ke Kementrian Kesehatan, Satgas Covid-19 dan Badan SAR Nasional

Ia menjelaskan, ada penambahan dalam panduan wisata diving jika dibandingkan sebelum pandemi dan di masa pandemi, salah satunya adalah disinfeksi peralatan.

“Penambahannya berkaitan dengan disinfeksi peralatan.  Ini yang harus dilakukan untuk memastikan kita mengurangi risiko penularan,” kata Abi dalam Acara Talk Show Panduan CHSE Usaha Wisata Selam, Labuan Bajo (6/10/2020)

“Jadi alat sebaiknya benar benar steril dan tidak tersentuh dengan banyak orang. Dalam selam resiko penularan justru ketika berada di permukaan ,” lanjutnya.

Terkait kebersihan dan mencegah penyebaran Covid-19 di wisata diving, provider Diving disarankan benar benar menjaga alat. Alat ditempatkan khusus setelah di disinfektan. Bahkan disimpan dalam box, untuk menghindari alat dipegang dengan banyak orang.

Panduan protokol kesehatan berbasis CHSE untuk wisata selam sudah dapat diakses oleh seluruh pemangku kepentingan wisata selam di situs www.kemenparekraf.go.id.

Dalam penyusunannya, Kemenparekraf bekerja sama dengan Divers Alert Network (DAN) Indonesia untuk dapat menjadi panduan bagi pelaku usaha wisata selam, pekerja, hingga pelanggan maupun wisatawan.

Penulis dan Editor : Teguh S Gembur

Teguh S Gembur

Leave a Comment

Recent Posts

Memory Senja Coffee & Resto Ruang Paling Tepat Menikmati Sunset di Pantai Glagah di Kulon Progo

KULON PROGO, WARTAEVENT.com – Tren wisata berbasis pengalaman mendorong hadirnya destinasi yang memadukan kuliner, suasana, dan keindahan alam. Menjawab kebutuhan… Read More

18 hours ago

Pameran Fun Asia Expo 2026 Dorong Inovasi Industri Taman Rekreasi Indonesia

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri taman rekreasi dan destinasi wisata buatan kembali mendapat panggung melalui penyelenggaraan Fun Asia Expo 2026 yang… Read More

19 hours ago

Alat Bukti Diterima Majelis Hakim, Gugatan Munas VIII KAUMY Dilanjutkan

BANTUL, WARTAEVENT.com – Pengadilan Negeri Bantul kembali menggelar sidang lanjutan perkara gugatan atas pelaksanaan Munas VIII KAUMY pada Selasa, (21/7/2026).… Read More

20 hours ago

Juarai Starbucks Barista Championship Indonesia 2026, Kadek Seina Menuju Regional Asia

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Starbucks Indonesia menetapkan Kadek Seina Maputra dari Starbucks Reserve Dewata Bali sebagai juara Starbucks Barista Championship (SBC)… Read More

2 days ago

Novotel Jakarta Cikini Perpanjang Paket Staycation Keluarga hingga Agustus

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Novotel Jakarta Cikini memperpanjang program staycation keluarga "Make Time for Liburan" hingga 31 Agustus 2026 setelah mendapatkan… Read More

2 days ago

Jadi Ruang Kolaborasi, Digra Coffee Perekat Komunitas Kreatif Kaum Urban Jakarta

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Coffee shop kini tidak lagi sekadar menjadi tempat menikmati secangkir kopi. Di berbagai kota besar Indonesia, ruang-ruang… Read More

3 days ago