wartaevent.com – Jakarta. Di Sumatera Utara, terdapat beberapa tempat destinasi wisata ziarah buat kaum Nasrani, yaitu di Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Kecamatan Balige yang menjadi Ibu Kota Kabupaten Toba Samosir, dan satunya lagi adalah Salib Kasih di Kabupaten Tapanuli Utara.
Warga negara asal Jerman yang menjadikan kedua destinasi tersebut memiliki rekam sejarah yang panjang atas masuknya agama Kristen di tanah Batak, khususnya di Tobasa dan Tapanuli Utara.
Gereja HKBP di Balige resmi berdiri pada hari Senin 7 Oktober 1861 adalah menjadi bukti sejarah dari penginjil Rheinische Missionsgesellschaft (RMG) yang dibawa oleh orang dari benua Eropa bernama Ingwer Ludwig Nommensen tahun 1893. Nommensen, sosok misionaris yang berhasil menyebarkan Agama Kristen di daerah tersebut yang sebelumnya menganut kepercayaan Animisme.
Baca Juga : ACISO Mengajak Wisatawan Ziarah Indonesia Bermalam di Fatima
Di kawasan Gereja HKBP terdapat dua bangunan Gereja. Bangunan Gereja pertama merupakan Gereja utama dengan ukuran yang lebih besar dan bercat warna putih. Gereja utama ini Nampak terlihat klasik dan megah. Dan Gereja ini menjadi yang tertua di Balige.
Kemudian, bangunan satunya yaitu Gereja Ina dibangun pada tahun 1954 dengan ciri khas warna cokelat dan ukurannya tidak terlalu besar. Gereja Ina ini kemudian difungsikan untuk ibu menyusui buah hatinya, dan pendetanya seorang perempuan.
Untuk mengenang seorang penginjil dari Jerman maka dibangunlah monumen Nommensen di kawasan Salib Kasih yang berada di Bukit Siatas Barita, Kec. Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara.Salib Kasih adalah kawasan wisata rohani bagi kaum Nasrani dari berbagai penjuru nusantara.
Salib Kasih yang dibangun sejak Oktober tahun 1933 ini telah menjadi landmark Tarutung—Ibu Kota Tapanuli Utara. Salib Kasih yang berada di atas bukit ini terdapat deretan tempat duduk dan pondok-pondok yang terbuat dari keramik dengan view kota Tarutung.
Baca Juga : Meru Betiri, Kawasan ‘Rumah’ Penyu Belimbing
Untuk mencapai ke lokasi Salib Kasih memang memerlukan energi sendiri. Sebab harus jalan menapaki bukit yang ditumbuhi rimbunan hutan pinus yang hijau nan menyejukan. Di sepanjang jalan menuju Salib Kasih traveler akan dimanjakan beberapa spot foto yang menarik untuk diunggah ke lini sosial media.
Selain terdapat Salib berukuran besar dan menjulang tinggi di atas bukit sebagai ikon, di kawasan ini terdapat juga patung Ingwer Ludwing Nommensen berwarna putih di bawah bukit.
Di lokasi patung tersebutlah, kali pertama Nommensen berkhotbah yang mengadap ke bawah menghadap kea rah Rura Silindung. Salib Kasih ini pun diyakini menjadi tempat tinggal dari Sombain yang dipercaya oleh masyarakat Batak sebagai roh alam dengan kedudukan tertinggi. [*]
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Kesadaran generasi muda terhadap pentingnya kesehatan mental terus meningkat. Seiring berkembangnya isu tersebut, kebutuhan akan ruang aman… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Pengalaman berkunjung ke pusat perabot rumah kini tak lagi hanya soal berbelanja. Bagi banyak orang, menikmati hidangan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Paradigma pembangunan pariwisata Indonesia dinilai telah bergeser dari sekadar mengejar jumlah kunjungan wisatawan menuju penciptaan pengalaman yang… Read More
KARANGANYAR, WARTAEVENT.com – Pembangunan sektor pariwisata dinilai perlu bergeser dari pendekatan yang berorientasi pada infrastruktur menuju model yang menempatkan masyarakat… Read More
KULON PROGO, WARTAEVENT.com – Libur sekolah menjadi momen yang dimanfaatkan banyak keluarga untuk menikmati waktu bersama. Menjawab tren tersebut, MORAZEN… Read More
KUNINGAN, WARTAEVENT.com – Liburan sekolah tak lagi sekadar menginap di hotel. Konsep family staycation kini berkembang menjadi pengalaman yang menggabungkan… Read More
Leave a Comment