Categories: News

Memahami Makna Jejak Digital Bagi Pengakses Internet

WARTAEVENT.COM, Kab. Malang – Jejak digital merupakan jejak data yang tertinggal saat seseorang menggunakan internet. Bentuk jejak dgital bisa bermacam-macam mulai dari situs yang pernah dikunjungi, surel yang dikirimkan, dan beraga informasi yang sempat dikirim atau dibagikan secara daring (online).

Menurut Rakhmad Maulidi, Dosen STIKI Malang, jejak digital menjadi dua jenis yakni aktif dan pasif. Jejak digital aktif merupakan data yang sengaja dibagikan oleh pengguna internet dengan harapan bisa dilihat atau disimpan oleh orang lain.

“Semakin banyak data atau informasi yang dibagikan, maka semakin banyak jejak digital yang bisa dilihat atau disimpan oleh orang lain. Mengirim surel atau unggahan di blog dan media sosial merupakan contoh jejak digital aktif,” ujar Rakhmad, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (2/9/2021) pagi.

Lanjutnya, surel yang dikirimkan akan tetap tersimpan secara online untuk jangka waktu lama. Sama halnya dengan unggahan di media sosial seperti Twitter, Instagram, atau Facebook.

“Jejak digital yang tertinggal akan semakin banyak jika kita berlama-lama di media sosial. Untuk hal sepele seperti menyukai foto atau unggahan status akan tetap tersimpan di server Facebook,” jelasnya.

Sementara jejak pasif merupakan data yang tanpa sadar telah ditinggalkan oleh pengguna internet termasuk riwayat penelusuran web hingga alamat IP. Sebagai contoh alamat IP yang akan mengenali penyedia layanan internet (internet service provider/ ISP) hingga lokasi ketika Anda mengakses situs web.

“Meskipun alamat IP bisa berubah dan tidak menyertakan informasi pribadi, namun tetap dianggap sebagai bagian dari jejak digital,” tuturnya.

Lanjutnya, jejak digital sebenarnya bukan hal yang perlu dikhawatirkan karena dimiliki oleh semua orang yang pernah mengakses internet.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (2/9/2021) juga menghadirkan pembicara Rulli Suprayugo (Radio Broadcaster at RRI), Ayrton Edoardo (Founder & Director Crevolutionz), Listya (Dosen DKV Universitas Indraprasta PGRI), dan Muhammad Iqbal Darmawan (Trainer for Public Speaking Talk Up Indonesia) sebagai Key opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

redaksi

Leave a Comment

Recent Posts

Pariwisata Berbasis Pengalaman Dorong Transformasi Destinasi Wisata Indonesia Berkelanjutan

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Paradigma pembangunan pariwisata Indonesia dinilai telah bergeser dari sekadar mengejar jumlah kunjungan wisatawan menuju penciptaan pengalaman yang… Read More

1 day ago

Desa Adalah Panggung Utama Pariwisata Karanganyar

KARANGANYAR, WARTAEVENT.com – Pembangunan sektor pariwisata dinilai perlu bergeser dari pendekatan yang berorientasi pada infrastruktur menuju model yang menempatkan masyarakat… Read More

1 day ago

Musim Libur Sekolah MORAZEN Yogyakarta Tawarkan Pengalaman Family Staycaation

KULON PROGO, WARTAEVENT.com – Libur sekolah menjadi momen yang dimanfaatkan banyak keluarga untuk menikmati waktu bersama. Menjawab tren tersebut, MORAZEN… Read More

2 days ago

Staycation Keluarga Padukan Edukasi Kreativitas dan Kebersamaan Selama Liburan Sekolah

KUNINGAN, WARTAEVENT.com – Liburan sekolah tak lagi sekadar menginap di hotel. Konsep family staycation kini berkembang menjadi pengalaman yang menggabungkan… Read More

2 days ago

Kanomas Luncurkan Platform Digital Terintegrasi, Perkuat Transformasi Industri Umrah dan Leisure

JAKARTA, WARTAEVENT.com – PT Kanomas Arci Wisata resmi meluncurkan Kanomas Umroh & Leisure Distribution Platform, sebuah platform digital terintegrasi yang… Read More

3 days ago

Usung Music For All, Berikut Line Up Musisi Gaia Music Festival 2026

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Gaia Music Festival (GMF) 2026 resmi diumumkan melalui konferensi pers yang digelar di Habitate Jakarta pada Selasa… Read More

3 days ago