wartaevent.com – Jakarta. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) kunjungan wisataan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke DKI Jakarta hingga Oktober 2019 tercatat 2.094.697 orang terjadi penurunan 10 persen dibanding periode sama pada tahun 2018.
Hal ini diutarakan oleh Alberto Ali, Kepala Bidang Informasi dan Pengembangan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta,dalam Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “MICE Sebagai Motor Perekonomian Jakarta” belum lama ini di hotel Fairmont, Jakarta.
Baca Juga : Menparekraf Mas Tama: Akan Bentuk Deputi Bidang MICE
“Tahun ini Pemerintah Provinsi DKI mentargetkan terjadi kunjungan wisman sebesar 3 juta. Akan tetapi, target tersebut nampaknya tidak akan tercapai. Mengingat hingga sekarang akhir tahun 2019 tinggal beberapa hari lagi,” ungkap Alberto.
Untuk menahan laju penurunan tersebut, tambah Alberto, sangat berharap ada tambahan kunjungan wisman Meeting Incentive Convention Exhibition (MICE) yang diselenggarakan di Jakarta. “Ini terbukti pada saat DKI Jakarta menjadi tuan rumah penyelenggaraan pesta olah raga ASIAN Games, target kunjungan wisman melampui target,” kata Alberto.
Untuk itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajak para pelaku bisnis yang bergerak di sektor MICE untuk bersama-sama mengasih masukan kepada pemerintah daerah hal-hal apa saja yang diperlukan untuk mengembangkan MICE di Jakarta,
“Apalagi, posisi Jakarta saat ini untuk MICE menurut International Congress and Convention Association (ICCA) menempati peringkat ketiga setelah Bali dan D.I Yogyakarta. Padahal Jakarta secara infrastruktur tidak kalah dengan dua kota tersebut,” tambahnya.
Alberto Ali, dalam kesempatan tersebut pun menegaskan agar dirinya diberi stimulasi terkait kebutuhan para pelaku industri MICE. Sehingga pihaknya dapat memetakan apa yang harus didukung,baik itu dari sisi pembiayaan maupun promosinya sehingga event MICE dengan sekala international dapat terselenggara di Jakarta.
Baca Juga : MICE Berbeda dengan Special Event
Sementara itu, Hamid Ponco Wibowo, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jakarta mengatakan, BI memberikan dukungan pada sektor MICE oleh karena sektor ini banyak turunannya. Alhasil, dapat diharapkan untuk menggerakkan roda perekonomian di Jakarta secara langsung.
MICE, kata Ponco, memberikan dampak ekonomi 7-10 kali jika dibandingkan dengan wisatawan leisure. Sebab, MICE mampu menggerakan sektor akomodasi, food & beverage, transportasi dan lainnya.
“Kita sebenarnya harus duduk bareng, namanya pariwisata tujuannya mendatangkan devisa, kita perlu dukungan semua pihak untuk menciptakan suasana kondusif dan nyaman di kota ini,” pungkas Alberto. [*]
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kawasan Senen, Jakarta Pusat, memiliki sejarah panjang sebagai salah satu pusat aktivitas perdagangan dan bisnis ibu kota.… Read More
BANTUL, WARTAEVENT.com — Kuasa Hukum Penggugat, Arief Ariyanto, menyampaikan sikap resmi pihak penggugat terkait penundaan sidang putusan gugatan hasil Musyawarah… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — PT Sari Coffee Indonesia (SCI), pemegang lisensi dan operator Starbucks di Indonesia, menominasikan tiga organisasi lokal untuk… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kekayaan rempah dan cita rasa kuliner Indonesia berpadu dengan teknik gastronomi Prancis melalui Nusantara A La Francaise:… Read More
TANGERANG, WARTAEVENT.com — Perayaan ulang tahun perusahaan tidak selalu berhenti pada seremoni. Bagi PT IAS Support Indonesia atau IAS Support,… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan akan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pimpinan Pusat Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta… Read More
Leave a Comment