Categories: News

Waspadai Penipuan di Whatsapp, Berikut Cara Mengatasinya

Digital Talent Scholarship sebagai program beasiswa bagi anak muda yang ingin meningkatkan kemampuan dan bakat digital. Dan yang terakhir Workshop Literasi Digital yang dapat diikuti secara gratis bagi seluruh masyarakat di Indonesia,” tutur Johnny.

Mengenai modus penipuan lewat Whatsapp, menurut Defira NC dalam paparannya, bekerja lewat ekstensi file Android Package Kit atau APK. File tersebut merupakan malware yang bisa membaca, menerima, atau mengirim pesan dalam ponsel sasaran atau milik korban. Model semacam ini masuk kategori phising atau sniffing.

Baca Juga : Etika dan Keamanan Digital, Modal Penting Berselancar di Dunia Maya

Defirna mengungkapkan, media sosial berpengaruh terhadap meningkatnya fenomena penipuan bermodus Whatsapp. Pasalnya, banyak orang yang tidak berhati-hati lantaran sifat media sosial yang serba instan. Banyak orang yang begitu mudah percaya terhadap semua informasi yang beredar di media sosial.

“Manfaatkan berbagai fitur untuk memeriksa dan mengamankan aset digital kita. Lalu, jangan lupa untuk tetap berpikir kritis atau tidak mudah percaya terhadap segala informasi yang beredar di media sosial atau aplikasi percakapan di ponsel kita,” ujarnya.

Baca Juga : Konten Kreatif Juga Bisa Viral, Simak Tipsnya!

Sementara itu, Arief Rama Syarif menjelaskan cara kerja penipuan file berekstensi APK. Agar tidak menjadi korban penipuan, ia menyarankan untuk tidak meng-klik atau mengunduh file berekstensi APK tersebut. Kemudian, aktifkan fitur keamanan dan rutin mengganti kata kunci dengan kombinasi angka dan huruf.

“Blokir nomor mencurigakan yang mengirim file berekstensi APK. Apabila sudah terlanjur mengunduh file tersebut, segera matikan fitur mobile data internet pada ponsel, kemudian hapus semua aplikasi mobile banking apapun, dan format ulang ponsel ke setelan pabrik (reset factory),” tuturnya.

Baca Juga : Chat GPT, Aplikasi Cerdas yang Memiliki Dua Sisi

Terkait penegakan hukum, Albertus Prestianta menjelaskan, ada aturan yang dapat menjerat pelaku kejahatan digital termasuk yang bermodus tipu-tipu lewat Whatsapp. Aturan tersebut adalah Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, serta UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi.

Albertus mengatakan, hal yang bisa dilakukan untuk mencegah kejahatan digital tersebut adalah dengan membangun kesadaran masyarakat tentang cara berinternet dengan aman dan sehat; bijak bermedia sosial; dan tidak mengumbar data pribadi di ruang digital.

Baca Juga : Waspadai Budaya Konsumtif di Era Digital, Berikut Tipsnya!

“Apabila menemukan ancaman penipuan digital, segera laporkan ke pihak berwajib. Lalu, publikasikan di media sosial atau jaringan pertemanan agar tidak korban lain yang menjadi sasaran berikutnya,” ucapnya.

Workshop Literasi Digital ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi. [*]

Page: 1 2

Fatkhurrohim

Leave a Comment

Recent Posts

By the River Film Festival Vol. 3 Hubungkan Film dan Komunitas

TANGERANG, WARTAEVENT.com – Film tak hanya berhenti sebagai tontonan di layar. Di PIK 2, film menjadi pintu masuk untuk mempertemukan… Read More

4 days ago

Seniman Akbar Linggaprana Suarakan Krisis Lingkungan Lewat Pameran Seni di TIM Jakarta

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kegelisahan terhadap kerusakan lingkungan dan ancaman bencana alam menjadi pesan yang semakin kuat dalam karya seni rupa.… Read More

4 days ago

Rilis Belum Standar Media, HAM Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Fotografi

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Lebih dari 80 persen siaran berita yang dikirim praktisi public relations (PR) industri hotel, restoran, dan kafe… Read More

4 days ago

Jakarta Film Week Buka Submisi Pitching Forum dan Producers Lab

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Jakarta Film Week kembali membuka kesempatan bagi sineas Indonesia untuk mengembangkan proyek dan memperluas jejaring industri melalui… Read More

4 days ago

Mahasiswa 21 Tahun Raih Gelar Magister Fisika Cum Laude di ITB

BANDUNG, WARTAEVENT.com – Usia muda tidak menghalangi Andi Safa Afianzar menorehkan prestasi akademik di Institut Teknologi Bandung (ITB). Di usia… Read More

4 days ago

DR. Hassan Wirajuda: “Prof. Ahmad Subardjo Adalah Pejuang Kemerdekaan Bangsa dan Salah Satu Pendiri Bangsa

JAKARTA, WARTAWEVENT.COM. Yayasan Ahmad Subardjo pada tanggal 29 Agustus 2026 meluncurkan edisi kedua buku autobiografi Ahmad Subardjo berjudul Kesadaran Nasional… Read More

6 days ago