WARTAEVENT.com – Pasuruan. Pandemi Covid-19 telah mengubah sementara waktu cara belajar dan mengajar ke anak didik. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemanfaatan teknologi E-learning.
Alih-alih untuk mempermudah sistem dan cara pengajaran, ternyata belum seutuhnya diterima dan dapat dimanfaatkan secara luas baik pnedidik maupun peserta didiknya.
Keluhan mengenai pemanfaatan teknologi e-learning ternyata menjadi kajian bagus dalam webinar Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika pada hari ini Kamis (04/06/2021) di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, yang diikuti oleh 197 peserta.
Achmad Holil, salah satu narasumber dalam webinar tersebut menjelaskan, diperlukan pola pikir yang harus terus berkembang. Mestinya, hasil harus jadi lebih baik karena menggunakan banyak fasilitas yang memudahkan.
Achmad Holil yang juga CEO dari Gen Z Academy ini menegaskan, diperlukan juga adanya peningkatan awarenesspada pengguna fasilitas dari teknologi terkini seperti e-learning ini.
Kementerian Komunikasi dan Informatika tujuan utama dari Literasi Digital ini bahwa Indonesia diharapkan pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.
Literasi Digital yang mengangkat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills). [*]
JAKARTA, WARTAEVENT.com - Wakil Menteri Luar Negeri RI Arif Havas Oegroseno bertemu dengan wakil dari Pegiat Diplomasi Kopi, Dewan Kopi… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Kesadaran generasi muda terhadap pentingnya kesehatan mental terus meningkat. Seiring berkembangnya isu tersebut, kebutuhan akan ruang aman… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Pengalaman berkunjung ke pusat perabot rumah kini tak lagi hanya soal berbelanja. Bagi banyak orang, menikmati hidangan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Paradigma pembangunan pariwisata Indonesia dinilai telah bergeser dari sekadar mengejar jumlah kunjungan wisatawan menuju penciptaan pengalaman yang… Read More
KARANGANYAR, WARTAEVENT.com – Pembangunan sektor pariwisata dinilai perlu bergeser dari pendekatan yang berorientasi pada infrastruktur menuju model yang menempatkan masyarakat… Read More
KULON PROGO, WARTAEVENT.com – Libur sekolah menjadi momen yang dimanfaatkan banyak keluarga untuk menikmati waktu bersama. Menjawab tren tersebut, MORAZEN… Read More
Leave a Comment